Taktah bunga - siji
Ep siji : siji/sanga - Dilarang pos link atau komen kalimat ini di komen youtube, kalau tidak ikut, aku akan menghapus
: Sebenarnya kakek menggunakan orang telepon panggil saya
: Sekedar pergi membelikan bunga?
: Ya
: Peta kebun Un Rak ada di meja itu
: Aku sudah menuliskan kamu
: Kita tidak berbicara hampir 2 bulan
: Dan ini? Yaitu hal kakek mau ketemu saya?
: Kenapa?
: Harus berapa besar?
: Jadi aku boleh kamu ketemu
: Saya kira kakek sudah bisa pikir
: Kamu lah seharusnya sudah bisa pikir
: Membatalkan menggunakan diri adalah pusat
: Seharusnya ada berpikir kepada orang lain
: Dan yang kakek membuat dengan saya
: Kakek rendahkan saya asisten kepala pt menjadi peserta pelatihan
: Kakek tidak membuat diri jadi pusat?
: Saya adalah cucu kakek
: Karena kamu belum siap
: Kamu belum siap jadi pemimpin pt Sattaya bisnis daerah
: Dan hal berangkat jauh untuk membelikan kakek bunga seruni berkuning
: Itu bisa membuat saya jadi pemimpin pt Sattaya bisnis daerah bagaimana?
: Tidak perlu tanya
: Ini perintah
: Kalau sekedar ini kamu tidak bisa membuat
: Jangan datang untuk aku melihat muka
: Boleh
- Kepala perusahaan
: Noni
- Noni
- Saya tidak mengerti, tante Num
- Sekedar bunga seruni berkuning. Dimana-mana ada
- Kenapa tidak membeli di pasar atau telepon pesan?
- Noni
- Menolong noni pergi ke kebun Un Rak untuk beliau
- Senangkan beliau
- Bunga seruni berkuning maksudnya untung
- Beliau mungkin cepat sembuh
- Dan noni tante mungkin ketemu sesuatu yang baik disana juga
- Tolong
- Kebun Un Rak
(Hebun Hangat Cinta)
- Minta maaf
- Ini mau cepat kemana?
- Ibu telepon ke Phud untuk cepat kembali membantu memasak kue
- Sebelum telat mengirikm saat sore
- Phud pamit dulu
- Pindah
- Banyak klakson kenapa?
- Gila
- Mengendarai mobil bagaimana?
- Mobil kampung
- Blokir jalan saja
- Kira diri adalah pemiliki jalan darimana
- Walaupun membayarkan, tidak pindah kasih jalan
- Pintar benar, harus bisa mengendarai menyusul
- Mau cobakah?
- Boleh
- Gila
- Gila, mengendarai mobil bahasa apa
(mengendarai mobil bahasa apa = kalimat hina di bahasa Thailand)
- Sesuai, main dengan siapa tidak main
- Bunga seruni berwarna kuning
- Maksudnya untung
- Aku semoga hari nanti
- Chao Win mau mengerti
- Alasan yang aku mengirim dia pada hari ni
- Dia mau ketemu hal yang paling baik
- Kamu?
- Mengendarai mobil bagaimana ini?
- Kebun Un Rak (Kebun hangat cinta)
- Sudah sampai kebun Un Rak
- Ai jahat
- Ai orang berkhianat
- Tolong
- Tolong
- Penyakit terjadi apa?
- Dokter
- Dokter
- Ganteng ah ♥
- Ada tugas apa?
- Saya mau bunga seruni berkuning
- Mau yang paling indah, paling baik. Siapkan kepada mobil. Mau harga berapa bisa kasih tahu
- Bisa bebricara ulang lagi?
- Bebricara cepat, mendengar tidak sampai
- Saya mau bunga seruni berkuning
- Mau yang paling indah, paling baik. Siapkan kepada mobil, cepat
- Cepat
- Oke cepat
- Ini mobil Anda?
- Mobil begitu indah ♥
- Mau menjadi bonekah yang dihiasi depan mobil
- Anda
- Saya datang untuk membeli bunga, cepatsih
- Boleh, begitu tidak sabar
- Sekedar ini tidak usah tidak sabar
- Anda
- Bunga apa?
- Bunga seruni berkuning
- Seruni
- Warna kuning
- Tidak baik, tidak baik. Jalan itu jauh
- Sama dengan Anada lewat balai kota lalu belok kiri di persimpangan depan
- Ya
- Ya, seperti itu
- Tadi keluar
- Bilang jalan pelanggan
- Pelanggan mau ambil kue
- Phi tumis ketan belum selesai
- Tidak usah banyak mencela, mau meneglolakan
- Dari mana?
- Anda
- Anda
- Anda
- Ya
- Anda lurus dulu, lurus terus
- Kalau sampai itu lalu belok kiri
- Kiri ketemu pohon 3 pohon daun berhijau
- Kanan
- Anda
- Bunga saya?
- Saya mengunggu lama, panas juga
- Sebenatar, sebentar
- OMG, lupa
- Menunggu sebentar
- Sampai kapan?
- Tugu banteng
- Anda sudah lewat
- Mengasuh pelanggan bagaimana?
- Ada tugas apa?
- Saya mau membeli bunga seruni berkuning
- Mau yang paling indah
- Jadi harus berbicara denagn Chao Phud kalau tentang bunga
- Bibi jarang tahu
- Setiap hari hanya memasak kue
- Dan kapan dia pulang? Saya cepat
- Sampai bisa bebricara menegrti, dia bilang mau ambil kue saat jam 2 sore
- Kalau dia datang sampai betul
- Jam 2 sore?
- OMG, mau tidak terlwatkan?
- Chao Phud tidak disini membantu
- Kamu membantu Phi, tambah memarut kelapa sekarang
- Minta maaf, Anda duduk menunggu sebentar
- Menunggu lagi?
- Santan kental yang kamu harus membuat...
- Belum akhiri panggilan
- Tidak berbicaralah, mau memarut kelapa
- Santan sudah sampai?
- Santan apa? sedang memarut
- Terlambat, terganggu
- Kenapa kakek harus menggunakan ke kebun gila-gila ini?
- Tante Num
- Gelaja beliau bagaimana?
- Belum tahu
- Dokter baru masuk setengah jam yang lalu saja
- Dan
- Kenapa gelaja beliau parah tiba-tiba?
- Tante juga tidak tahu
- Tapi tadi pagi
- Beliau panggil ketemu noni
- Ada bertengkar sedikit
- Tapi beliau terlihat biasa baik
- Tante melihat dia tidur, jadi tante keluar makan
- Tante tidak berpikir dulu...
- Tidak apa-apa tante Num
- Tidak apa-apa
- Tante Num sabar dulu
- Dan Khun Win lah?
- Khun Win sudah tahu kah?
- Bagaimana?
- Telepon kenapa sekarang? Terganggu
- Kenapa?
- Tidak angkat
- Nomor yang Anda telepon tidak kontak sekarang
- Tadi Khun Win tidak terima panggilan
- Lalu tadi telepon lagi
- Terlihat matikan hp tidak bisa kontak
- Beliau pemiliki Num
- Jangan terjadi apa-apa dulu
- Ini mobil yang past mendahului mobilku
- Anda
- Kapan orang bernama Chao Phud mau sampai?
- Saya menunggu sudah lama
- Biasanya mengirim bunga di pasar selesai waktu ini harus pulang sampai sejak lama
- Tidak tahu kenapa hari ini telat?
- Kenapa bekerja buruk seperti ini?
- Cocok diusir
- Sebenarnya
- Chao Phud mau sampai sejak lama
- Kalau dia tidak malang ketemu orang mengendarai mobil mempercepat tanpa sopan
- Mungkin kira diri adalah aktor utama mengedarai balap mobil?
- Ini kamu Chao Phud?
- Ada tugas apa?
- Aku mau membeli bunga
- Membeii bunga?
- Dan datang pada waktu ini?
- Aku sudah sampai sejak lama, kamu kemana?
- Aku tidak menjual
- Kamu
- Berbicara sampai menegrti dulu
- Anda
- Berhenti sekarang
- Mobil Anda?
- Ya
- Anda sudah tahukah? Bahwa aku harus sampai disini sejak lama
- Kalau bukan karena Anda mengendarai mobil payah sampai memepeti mobil saya sampai jatuh di sebelah jalan
- Anda bilang mobil saya payah?
- Anda melihat mobil diri dulu kah?
- Aku tidak bilang mobilmu payah
- Aku maksudnya cara mengendarai mobilmu yang payah
- Payah banget juga
- Tidak menegrti?
- Atau mendengar bahasa orang tidak menegrti?
- Andalah yang mengandari mobil kurang ajar
- Mengendarai terlambat dan menghalangi jalan juga
- Saya klakson minta jalan, Anda tidak memberikan jalan
- Bentar, bentar, bentar
- Seperti itu disebut klakson untuk minta jalan?
- Ya
- Kira apa?
- Kesini
- Apa? Anda
- Berdiri sini
- Mau klakson kenapa? berisik
- Anda
- Klakson untuk dengar bahwa seperti ini disebut klakson minta jalan kah?
- Saya tidak klakson seperti ini
- Anda klakson seperti ini, saya ingat
- Cukup-cukup
- Phud sabar, anak
- Pelan-pelan berbicara dengan baik bisa kah?
- Oke, saya tidak mau bertengkar dengan Anda
- Saya sekedar mau memberi bunga seruni berkuning
- Mau banyak, mau paling indah, paling baik
- Harga berapa boleh bilang
- Mau banyak mau berapa?
- Habis kebun
- Habis kebun?
- Dan mau kapan?
- Sekarang, siapakan kepada mobil lah
- Tidak ada
- Tidak ada?
- Kenapa tidak ada, sya mengendarai melihat banyak
- Bunga itu sudah ada orang pesan semua, Anda
- Saya harus memotong mengirim dia besok
- Dia membeli harga berapa? Saya mau membeli X2
- 6,000 ♥
- Mudah berbicara
- Kira menggunakan uang jadi bisa membuat apa-apa?
- Saya memberikan Anda 15,000
- Menjual ♥
- Sudah tidak menjual T-T
- Bapak kaya
- Mengendarai mobil dari Bangkok sampai sini
- Dan membayar banyak juga
- Kenapa? Mau ambil bunga minta cewek?
- Anda
- Terlalu banyak
- Anda, Karena ini
- Bunga di kebun ada pelanggan langganan
- Dia sudah pesan sejak minggu yang lalu
- Barang seperti ini harus pesan dulu
- Ini apa? Datang hari ini, mau sekarang
- Bunga, Anda
- Bukan makanan di warung
- Berbicara belum akhir?
- Kenapa?
- Jadi seperti ini lah
- Phud bagi menjual bebeapa bagian
- Sampai yang boleh bagi
- Ibu
- Bibi Jit
- Boleh
- Tapi pekerja sini mereka memotong bunag sejak jam 4 pagi
- Tengah hari mereka sudah pulang semua
- Anda mungkin harus memotong sendiri
- Bagaimana?
- Atau mau ganti ambil keputusan?
- Sekedar ini, tidak bisa membuat?
: Kalau sekedar ini kamu tidak bisa membuat
: Jadi jangan datang untuk aku melihat muka
- Anda
- Memotong pendek seperti ini, mau lepas terapung air main?
- Memotong lebih panjang sih
- Berisik, tidak membantu tidak perlu banyak berbicara
- Tambah sampai 300 tunes
- 300 tunes
- Belum naik. Tambah lagi jadi 400 tunes
- 400 tunes
- Apa lagi?
- Tidak apa-apa
- Tersayat dengan kunting lagi. Hidup ini mau memotong sampai selesai kah?
- Tidak perlu ikut campur
- Mau kemena-kemana lah, terganggu
- Kakek, kakek
- Mau kenapa bunga seruni
- CPR tidak naik. Berhenti CPR
🌹🌹🌹🌹🌹
Ep siji : loro/limo : Jangan komen kalimat ini di komen youtube, kalau komen, aku mau menghapus kalimat terjemahkan ini
- Sampai bisa memberi tahu jalan jelas
- Berbicara sejak lama, terlihat dia bingung bibi atau bibi bingung dia, tidak tahu
- Terkahirnya dia menggunkana itu...
- ABS kesini
- Bibi Jit
- Phud sudah berapa sering bilang bibi Jit
- Itu disebut GPS
- Sebut ikut Phud "GPS"
- GPS
- Betul
- ABS yaitu sistem break mobil
- Pernah bilang?
- Pernah
- Tidak pernah dengar
- Tapi bisa bahasa Inggris kah?
- Sudah selesai memotong? Anda
- Bunga berapa harganya?
- Dan Anda memotong berapa?
- Seperti yang lihat
- Ini hilang lama, terima hanya ini?
- Karena beliau tidak pernah memotong bunga, kalau ibu mmeotong sendiri, lebuh sedikit daripada ini
- Sudah melihat
- Tidak mau pergi bersama?
- Dan ini cukup kah? Mana bilang mau habis kebun
- Biarkanlah, tidak usah ikut campur
- Dan bunga harga berapa?
- 1,200
- Itu aku sudah memotongkan
- Begitu ganteng ♥
- Genteng, genteng, seperti akotor utama di lakorn (sinetron)
- Aktor utama apa? Bibi Jit
- Mulut kejam dan degil seperti ini
- Orang jahat di sinetron
- Berharap hidup ini jangan ketemu lagi...Amin
- Dan mulutmu lah yang menghina dia
- Juga tidak sedikit
- Sawatdee Kha Khun Sob, ada apakah? Tidak telepon sejak lama
- Apa?
- Apa? Tante Num
- Noni
- Noni dimana?
- Sedang pulang
- Saya terima banyak bunga seruni
- Semoga kakek puas
- Noni
- Noni tidak usah ke rumah sakit
- Mengapa?
- Beliau...
- Beliau sudah meninggal, noni
- Kakek
- Win, cucu kakek
- Saya begitu rindu kakek
- Kakek juga rindu Win setiap hari
- Tahu kah?
- Baru-baru ini
- Kakek sampai menghitung hari, bahwa kapan Win pulang
- Seimbang dengan menunggu kah?
- Saya wisuda S2 insinyur seperti saya janji dengan kakek
- Pintar, pintar
- Cucu kakek, paling pintar
- Kalau ayah-ibu masih berhidup
- Mungkin mereka juga sennag bersama saya
- Inilah
- Ayah sama ibu
- Win sudah lupa?
- Bahwa kakek seperti ayah dan ibu untuk Win
- Tidak lupa
- Kalau tidak ada kakek
- Jadi tidak ada Anawin pada hari ini
- Kakek mungkin tidak ada hari ini
- Kalau tidak ada Win
- Win adalah masa depan kakek
- Masa depan, bisnis daerah Sattaya
- Sejak sekrang, kita tidak mau meninggalkan lagi
- Saya mau sama kakek
- Saya tidak mau membuat kakek kecewa
- Sebenarnya Ta Win kemana?
- Kenapa sampai waktu ini kenapa belum datang?
- Melihatsih ini sudah lewat acara siram kepada jenezah sejak lama
- Saya juga tidak tahu, bibi
- Sering telepon, tapi tidak angkat hp
- Menolong anak, cucuu, relatif siram kepada jenezah
- Mau bagimana terus? Bibi Thip
- Jadi bibi mau mulai dulu
- Jadi Rant menyambut tamu malah Ta Win
- Khun Athit
- Saya terimakasih Anda, yang Anda welas asih kepada saya selalu
- Kalau ada sesuatu yang saya membuat buruk kepada Anda
- Saya minta memaafkan
- Kalau hal yang Anda khawatir
- Saya sama anak laki-laki mau mengelola terus untuk Anda
- Minta Anda tidak usah khawatir
- Berharap arwah Anda ke hidup yang baik
- Saya mau berusaha bekerja yang Anda memberikan sampai selesai
- Dan ini Anawin dimana?
- Kenapa tidak datang siram kepada jenezah kakeknya?
- Saya juga tidak menegrti
- Teledor benar, sebagai cucu laski hanya 1 asli saja
- Kenapa tidak datang?
- Noni pergi ke membuat tugas yang peting untuk beliau
- Menolong menunggu noni
- Sebentar lagi mungkin sampai
- Minta maaf
- Noni sudah sampai
- Ini? Pewaris seribu juta
- Kenapa memakai pakian ke kreamasi seperti ini?
- Ya, benar
- Jelek
- Ganti pakain dulu kah? Saya sudah siapkan suit hitam
- Sekarang masih bisa sampai siram kepada jenezah
- Jadi saya pamit mengasuh anak Win dulu
- Terlihat bulut seperti ini mungkin dia terlalu kaget
- Jadi kerja berat lah Khun Karant
- Tiang utama seperti Khun Athit jatuh
- Paman tidak melihat siapa bisa mengelola pt teurs
- Selain keponakan (selain kamu)
- Bagaimana? Anak
- Anak hilang kemana?
- Mereka mencari semrawut banget
- Teleopn tidak angkat
- Ibu khawatir, tahu kah?
- Terjadi apa?
- Kenapa kakek tiba-tiba...
- Tante Num bilang tadi tengah hari
- Gelaja kakeknya parah tiba-tiba
- Seperti ini
- Karena saya atau tante Num?
- Bukan
- Noni jangan menyalahkan diri, bukan
- Bunga ada di mobil
- Tante Num menolong saya
- Bagaimana? Perempuan kaya ratus juta
- Berbicara apa sekarang?
- Jelek, Korn
- Tidak terlihat jelek
- Saya dengar orang-orang berbicara
- Bahwa Phi harus terima warisan dari Khun Athit
- Setidaknya
- Ratus juta
- Harus seperti itu lah
- P'Thip jangan lupa saya
- Siapa bisa lupa Korn?
- Nyok merayakan
- Kenapa
- Kenapa kakek tidak menunggu saya
- Yang kakek perintah
- Saya sudah membuatkan
- Bunga seruni ini
- Saya memotongkan kakek dengan tangan saya sendiri
- Kakek bangun melihatsih
- Bangun menghina atau marahi apa saya boleh
- Tapi jangan meninggalkan saya bisa kah?
- Jangan meninggalkan saya seperti ayah sama ibu, kakek
- Saya sudah tidak tinggal siapa lagi, kakek
- Tidak boleh, kakek
- Kuatlah, Khun Win
- Khun Win pulang istirahatlah
- Setelah ini masih ada banyak tugas harus selesaikan
- Tugas pengacara keluarga sih?
- Jadi kontrol semua bahwa siapa harus membuat apa
🌹🌹🌹🌹🌹
Ep siji : telu/limo - Jangan komen kalimat ini di komen youtube, kalau komen, aku mau menghapus kalimat terjemahkan ini
- Minta maaf yang Phud sampai telat
- Ketika Phud turun hp dari Khun Rob, Phud keluar tiba-tiba
- Sayang yang
- Phud tidak sampai waktu...
- Tidak apa-apa
- Beliau meninggal tiba-tiba
- Meskipun orang dekat tidak siap
- Dan...
- Terjadi apa kepada kakek Lek, jadi tiba-tiba...
- Jadi...
- Baru-baru ini, kakek sering stres
- Terlihat masalah di pt lebih parah daripada beliau berpikir
- Khun Phud mungkin juga tahu bahwa
- Beliau menginap di rumah sakit lumayan lama
- Tetapi tidak tahu kenapa hari ini
- Gelaja parah tiba-tiba
- Silahkan
- Ada apakah?
- Bunga ini...
- Tidak ada apa-apa
- Silahkan Khun Phud santai
- Saya mau menunggu di luar
- Kakek Lek
- Karunia yang kakek Lek welas asih kepada Phud
- Itu banyak banget
- Tidak tahu hidup ini atau hidup mana
- Yang Phud bisa menyantuni sampai habis
- Phud minta maaf kakek Lek
- Yang membayar hutang kakek Lek belum lengkap
- Tapi Phud janji
- Bahwa Phud mau selesaikan dengan paling cepat
- Walaupun kita jarang ketemu
- Tapi Phud mencintai kakek Lek seperti kakek asli Phud
- Phud terimakasih
- Yang kakek Lek membantu
- Dan welas aih Phud sama ibu selalu
- Phud mencintai kakek Lek
- Ini sudah malam banget. Khun Phud pulang bagaimana?
- Atau malam ini mau menginap di Bangkok dulu?
- Mungkin tidak
- 2-3 hari ini, Phud ada tugas mengrim bunga besar
- Harus pulang beres
- Mengapa Khun Rob belum pulang?
- Menunggu sampai berbicara dengan Khun Phud
- Saya ada hal penting mau menolong
- Ayah
- Ayah, ayah jangan pergi
- Ayah, Sama Win dulu
- Kakek sudah sampai
- Kakek sudah sampai
- Kakek sudah disini
- Kakek sudah disini
- Win harus kuat, walaupun Win sudah tidak punya ayah
- Tapi Win masih punya kakek
- Kakek mau sama Win selalu
- Noni
- Sejak beliau meninggal
- Noni tidak ke makan di bawah
- Saya tidak apa-apa
- Tante Num tidak usah khawatir
- Namun
- Noni punya tante Num lagi
- Saya tidak lupa
- Karena saya punya tante Num orang baik dengan saya
- Tante tahu bahwa noni tante
- Adalah orang kuat
- Kenapa tante Num tahu?
- Karena tante mengasuh sejak kecil
- Mengapa tante tidak tahu?
- Bahwa noni tante dia orang bagaimana?
- Orang baik untuk tante
- Nyok makan
- Kuat, cucu kakek
- Ayahmu
- Sudah ke santai
- Dan di kebun bagaimana?
- Belum tahu mau membuat apa terus
- Uang yang P'Sin pinjaman bank
- Karena P'Sin mau membangun pembibitan tanaman berkembangkan daerah menaman bunga
- Phat sudah jadi pembayaran obati semua
- Phat tidak bisa menaman bunga
- Sehat juga kurang baik
- Tidak tahu terus mau membuat apa terus
- Phud mau membuat sendiri, ibu
- Phud mau membuat kebun bunga ayahnya terus sampai sukses
- Tapi kita sudah tidak punya uang lagi, anak
- Bank mau merebut kebun kapan, belum tahu
- Phud tidak bisa menaman bunga? Anak
- Ibu
- Phud mau bisa membuat
- Mimpi ayahnya harus jadi sukses
- Phud mau mengasuh ibu sama bibi Jit sendiri
- Kuat banget, cucu kakek
- Kakek mau membuat mimpi cucu jadi sukses
- Yang menulis ini kakek mau selamatkan yang Phud wisuda S2 ekonomi seperti memperhatikan
- Sebenarnya kakek tahu asli bahwa Phud harus wisuda sukses
- Walaupun harus bagi waktu mengasuh kebun bunga
- Phud adalah orang pintar dan rajin
- Memperhatikan seperti kakek Phudnya
- Sudah berbicara, merasa rindu teman
- Nanti kakek mau menulis, dengan cinta dari kakek Lek
- Sejak sekarang
- Phud mungkin tidak terima surat dari kakek lagi
🌹🌹🌹🌹🌹
Ep siji : papat/limo - Jangan komen kalimat ini di komen youtube, kalau komen, aku mau menghapus kalimat terjemahkan ini
- Ibu
- Phud kira cocok pindah waktu untuk berkembang kebun dulu
- Phud mau membayar hutang kakek Lek sampai habis dulu
- Ibu juga setuju
- Kakek Lek ada karunia kepada kita banget
- Walaupun beliau sudah meninggalkan, tapi kita mau membuat semua dnegan betul, cocok
- Untuk terimakasih karunia beliau
- Sayang, ibu
- Phud seharusnya terimakasih karunia kakek lebih banyak
- Win, ibu ada sesuatu mau berbicara
- Apakah?
- Turun berbicara di kamar kerja kakek
- Pengacara sudah menunggu
- Tentang apa?
- Saya mau detil utama lah
- Alasan yang saya panggil pengacara bersama Ta Win dan Karant
- Untuk tanya tentang wasiat ayahnya
- Sekarang kremasi ayahnya sudah selesai
- Jadi mau tanya
- Anda ada rencana membuka wasiat kapan?
- Paling cepat kalau mungkin
- Paling cepat kalau mungkin, itu kapan?
- Jangan marahi bahwa saya ikut campur kerja Anda
- Tapi warisan ayahnya punya banyak
- Harta dan perusahaan
- Saya takut kelelola mau berhenti
- Saya menegrti Khun Thip
- Tapi saya belum bisa memberi tahu waktu yang jelas benar
- Mengapalah?
- Ada apa yang belum siap?
- Saya menunggu jawaban dari seorang penting
- Kalau dia belum sampai
- Tidak ada acara membuka wasiat
- Orang penting?
- Siapa lebih penting untuk membuak wasiat daripada aku?
- Ibu tidak mengarti kenapa Khun Songrob mau Phud mendengar wasiat kakek Leknya juga
- Karena Phud bukan relatif kakeknya
- Phud juga tanya dia seperti ini kepada dia, ibu
- Tapi dia tidak setuju kasih tahu Phud
- Kasih tahu hanya Phud harus mendengar, jadi Phud bisa mengerti sendiri
- Mungkin
- Mungkin dia suka Phud jadi mau memberikan harta
- Sudah bertele-tele, bibi Jit
- Kakek punya cucu laki-lakinya, dan mau memberikan harta kepada Phud kenapa?
- Begitu
- Tapi kenapa kakek mau Phud mendengar wasiat bersama?
- Sekarang terlihat kakek sibuk banget
- Jadi belum pergi ke kebun
- Kerja pt yang bisa melihat ini
- Itu tidak terlalu sibuk
- Tapi yang tidak bisa melihat sih
- Kakek maksudnya apa?
- Jadi kakek panggil Phud kesini
- Kakek curiga
- Sattaya bisnis daerah
- Sedang ada dikorupsi
- Terjadi apa?
- Yang bisa tahu sekarang
- Ada orang korupsi uang dari akun ptnya
- Sekitar ratus juta Baht
- Tidak hanya itusih
- Rahasia ptnya juga sampai pt kompetitor
- Jadi sama dengan
- Orang yang membuat mungkin tingkat manajer?
- Pt yang kakek memubat dengan tanagn sendiri
- Sedang dihancurkan oleh orang yang kakek percaya
- Berpikir apa? Melamun
- Ini ibu berbicara mendengar kah?
- Phud rindu kakek Lek
- Ibu kira Phud seharunya pergi
- Namun kakek Lek adalah orang ada karunia kepada kita
- Kalau kakek Lek mau Phud bergabung mendengar wasiat bersama
- Ibu percaya kakek ada alasan yang baik pasti
- Ini maksudnya aku yang pewaris asli kakeknya
- Tidak boleh membuka wasiat sampai siapa tidak tahu, setju bergabung mendengar?
- Mau bilang siapa tidak tahu itu bukan
- Beliau angkat dia seperti secucu
- Kenapa kita tidak kenal?
- Itu terlalu lucu? Pengacara
- Ta Win sebagai hanya 1 cucu asli ayahnya
- Namun Ta Win harus terima semua dan ada siapa lebih penting daripada Ta Win lagi?
- Semuanya adalah kehendaki beliau
- Jadi harus ikut seperti itu
- Kita hanya bisa menunggu saja, bibi Thip
- Tidak menunggu
- Aku tidak menunggu lah
- Kalau kakek mau dia datang, jadi mengajak dia datang mendengar
- Membawa aku ketemu dia sekarang
- Pergi dengan mobilmu lah
- Kamu saja yang tahu
- Boleh
- Ibu sama rant menunggu disini
- Cek cair pendingin juga, panas banget
🌹🌹🌹🌹🌹
Ep siji : limo/limo : - Jangan komen kalimat ini di komen youtube, kalau komen, aku mau menghapus kalimat terjemahkan ini
(Sejak 2.00 bisa menonton sub)
(Sejak 2.00 bisa menonton sub)
- Sudah sampai
- Ini kebun Un Rak?
- Khun Win tahu kebun ini juga?
- Orang yang kita mau beremu yaitu pemiliki kebun Un Rak
- Bentar
- Dan masuk rumah orang lain-lain seperti ini...
- Pemiliki rumah tidak...
- Tidak lihat ada siapa
- Tidak kesini sejak lama
- Ada tugas apa?
- Saya ada tugas sama Khun Pudchompoo
- Sama Chao Phud?
(Sejak 2.00 bisa menonton sub)
Ep ini bisa menonton sub tapi harus log in dahulu, kalau menonton dengan hp agak rumit notnon sub harus log-in dahulu
Klik untuk menonton sub indonesia
1
Klik untuk menonton sub indonesia
2
(Gambar cara menonton sub dengan hp)

Comments
Post a Comment