Taktah bunga - telu
Ep telu : siji/limo : Jangan pos link dan kalimat ini di komen youtube
- Apa?
- Aku mau tanya kamu dengan serius lagi
- Kamu mau bagi warisan berapa?
- Aku mau bagi harta dengan paling cocok
- Aku sudah bilang ke kamu bahwa uang tidak bisa kontrol orang sini
- Karena visi jahat seperti ini
- Jadi kakek Lek khawatir
- Pergi pulang
- Kalau kembali kali nanti
- Kamu sebagai pekerja di kebun
- Tidak jadi tidak datang, kamu bisa membuat apa?
- Bentar
- Di perjanjian ditulis saya adalah orang kontrol, mengelola
- Dan harus ikut mengelola sampai rumah Sattayarak juga
- Jangan datang muncul
- Mau pergi? Kenapa?
- Kamu bisa membuat apa dengan aku?
- Boleh
- Kalau terlalu hasrat seksual dengan aku...
- Kalau kamu menginjak rumahku
- Kena parah pasti
- Besok siap jumpa aku
- Sampai jumpa lagi
- Datang sejak pagi
- Ayah menggunakan memberikan sayur
- Sayur tidak beracun, ada servis makan sampai di rumah
- Jadi P'Jo makan sama ibu pada hari nanti
- Phud mungkin tidak di rumah banyak hari
- Dan Phud mau kemana?
- Apa? Nai Anawin berani membuat parah kepada Phud seperti ini?
- Kenapa tidak telopon kepada Phi
- Kalau Phi sebelah sama...
- Tidak sama sudah baik
- Meskipun Chao Phud 1 orang saja
- Khun Anawain yang ganteng :hearts:
- Dibuat lebih lodoh daripada jus frappe
- Karena dia mulai dulu, bibi Jit
- Bunyi tinggi kepada bibi kenapa?
- Karena merasa marah
- Tumbuh Phud sudah mati banyak, Phud tidak menuntut uang
- Masih berani bebricara kamu?
- Dan hal membuat kepada dia juga parah
- Bibi tidak heran yang Khun Anawin akan marah mau benci Chao Phud
- Dan seprti ini Phud masih setuju wasiat dan tinggal di rumah bersama dia?
- Oke, Phud
- Kalau Phud tinggal disana
- Jadi jangan lupa mengirim kabar kepada orang disini
- Namun Phud menolong P'Jo mengasuh ibu sama bibi Jit
- Itu tidak usah khawatir, Phi mau mengasuhkan
- Tahu tugas benar
- Tahu tugas seprti ini
- Kapan? Jadi tahu hati bersama
- Pergi
- Sudah telat. Bibi mau antarkan
- Ibu
- Sudah selesai?
- Sebenatar, anak
- Ibu
- Memakai pakaian begitu lama, sudah selesai?
- Makin, Makin dekat selesai, anak
- Bentar
- Ibu
- Ini late sudah mau 3 menit
- Sudah selesai
- Minta maaf, ibu meilih anting lama sedikit
- Ibu
- Pergi memeberikan fan club tanda tangan saja
- Harus memakai pakaian sebanyk seperti ini?
- Mau ketemu fan club buku, harus cantik
- Dan bagaimana?
- Ibu cantik kah?
- Ibu
- Ini late mau 5 menit
- Bapak jam standar dunia
- Nanti lebih telat 5 menit mau ada orang goyang mati
- Tidak duduklah ibu
- Pergi lebih baik
- Cepat, cepat banget
- Sedang apa?
- Ta Win ada tamu mau menginap?
- Siapkan Khun Phud
- Khun Phud mau pindah kesini pada hari ini
- Apa?
- Pamit dahuku
- Yai Pudchompoo kenapa terjadi gila apa?
- Bibi Thip coba tanya Win
- Kemarin membuat terlewatkan apa, jadi Khun Phud cepat setuju wasiat
- Lihatsih, masih duduk, anak
- Yai Pudchompoo mau datang, anak
- Kenapa tidak ada siapa berpikir membuat membalas
- Dan bibi Thip mau lakukan apa?
- Boleh lakukan apa-apa
- Kenapa harus lepasa orang kampung-kampung berdaya disini
- Aku tidak bisa tahan
- Ibu tidak usah khawatir
- Saya konfirm
- Yai pendek itu tidak bisa disini lama
- Ini lahir untuk cepatan saja?
- Sudah telat
- Sudah sampai
- Bentar, ini minta melihat diri sedikit
- Novel baru Anda masih penjualan terbaik ke1
- Terimakasih
- Dan hari ini fanclub sampai sejak toko belum buka
- Begitu senang, terimakasih
- Minta berfoto kah?
- Boleh
- Silahkan
- Lihatkah kenapa keluar memberikan tanda tangan harus memakai cantik
- Bentar, senang
- Silahkan
- Sini?
- "Acara membuka buku yang keluaran"
- Phud mau bilang Phud mau pergi ke rumah Sattayarak
- Sudah keluar lewat sebentar
- Datang hari ini?
- Kenapa tiba-tiba?
- Sebenarnya Khun Phud seharusnya memberikan saya tahu dahulu
- Phud juga belum siap dulu
- Kemarin Khun Win datang di kebun
- Kemarin Khun Win pergi ke kebun?
- Mengikat Khun Win?
- Nanti saya menunggu jemput Khun Phud di rumah Sattayarak
- Jadi ikut seperti ini
- Ganteng banget
- Boleh
- Ibu, saya mau pulang dulu
- Ini anak laki-laki Khu Phor Phannarai?
- Ganteng-ganteng
- Seperti aktor utama di novel
- Jadi minta berfoto Khun Phor Phannarai sama anak laki-laki juga
- Saya harus cepat pergi
- Sebentar saja
- Boleh
- Berfoto grup
- Imut banget
- Minta berfoto juga
- Sabar-sabar
- Sebentar
- Telat kah? Semalam tidak cocok menonton series Korea sampai terlalu menikmati
- Pergi juga
- Permisi
- Kenapa rekan tidak sukses lah?
- Orang sedang cepat-cepat
- Lift turun, Anda
- Oh, begitu
- Anda
- Nasib cinta benar
- Ke trun jalan-jalan dahulu, boleh
- Sudah tidak cepat
- Siapa?
- Hallo, tidak mendengar
- Permisi
- Anda, sakit
- Anda membuat apa?
- Rambut saya tempel peniti Anda
- Sakit, Anda sakit
- Kesini, Anda
- Sakit
- Anda, sakit
- Anda mau lakukan apa?
- Tanya saja
- Mau ambil keluar
- Anda
- Anda tolong enteng
- Diam biasa sih
- Jadi Anda tolong enteng, saya sakit
- Anda berisik kenapa? Dan diam bisa saja
- Anda berhenti dulu
- Saya mau ambil keluar sendiri
- Anda
- Anda cepatlah, Saya sedang cepat
- Itu tidak bisa ambil keluar, Anda
- Anda simpan lah
- Anda simpan dong
- Seperti hadiah memori dari saya
- Anda
- Anda
- Tanda tangan Khun Phor Phannarai
- OMG, sudah lupa
- Selain menggunakan gear, juga menggakan rem tangan lagi
- Ingin melihat orang mengendarai benar
- Kenapa malang banget
- "Acara membuka buku yang keluaran"
- Khun Phor Phannarai memberikan tanda tangan disini kah?
- Tapi sekarang queue sudah penuh
- Karena toko membatasi 100 orang pertama saja
- Lama-lama Khun Phor hannarai mau meeting
- Tidak boleh gratis 1 orang lagi?
- Tidak boleh benar
- Ini sudah gratis 20 orang
- Karena manajer pertinah, minta maaf benar
- Tidak apa-apa Chor
- Setidaknya tidak membuang waktu semua
- Terimakasih, Phi
- Mau sampai Khun Phud dengan tidak telat kah?
- Ingatlah, jangan melayani Yai Pudchompoo
- Kalau siapa tidak mematuhi
- Aku mau kurang gaji
- Melakukan seperti ini tidak terlalu parah? Bibi Thip
- Khun Pudchompoo dia cuma mmebuat ikut tugas saja
- Jangan bodoh
- Kira dia hanya mengelola rumah sama pt saja?
- Sebenanrya dia mau merebut harta kita
- Melihat dia di sisi terlalu buruk kah?
- Orang seperti ini seperti parrasit tanaman
- Tidak ada hap appun, hanya minta orang lain tinggal lalu merebut air sampai habis
- Jelek
- Sudah sampai
- Jangan lupa melakukan uang aku perintah
- Memakai pakian
- Kalau tidak ketemu dulu, aku kira kamu klakson rumah untuk berlaku jadi pembantu
- Dan gentleman Anawin membukakan sampai sini begitu baik hati ada welas asih
- Siapa bilang aku membuakan kamu gerbang?
- Bukan tugas
- Dan keuar kesini untuk?
- Terlalu ada waktu bebas? Tidak ada membuat apa-apa?
- Kamu juga pintar, bisa mengendari cupu-cupu dengan tidak tersesat
- Jangan menrendahkan mobilku
- Terlalu banyak berbicara, membuka gerbang lah
- Sudah bilang tidak membuka, bukan tugas
- Kalau mau masuk jadi mencari jalan masuk sendiri
- Kamu begitu muka tebal benar
- Pemiliki rumah belum mengajak duduk, tidak sopan
- Tapi saya kira pemiliki rumah yang tidak mengajak tamu duduk
- Lebih tidak sopan, mungkin
- Ini kamu, cuma orang minta tinggal
- Berbicara apa seharsunya kelayakan sih
- Seperti Phud sembah bibi lalu bibi tidak kembali sembah?
- Ini kamu menghina aku tidak ada kelayakan?
- Terserah bibi menganalisis diri
- Khun Phud mengendarai mobil datang sendiri?
- Begitu pintar
- Itu terbiasa
- Kalau mengirim bunga walau dekat atau jauh mau mengendarai mobil sendiri
- Boleh sebut Phud jadi "Phud" saja
- Jadi boleh sebut saya "Rant" saja
- Tidak bekerja hari ini?
- Hari ini aku mengelola dokumen kamar kakek
- Pergi membuat sih
- Ibu juga
- Ada apa harus membuat jadi membuat sih
- Saya mau menyambut Phud sendiri
- Baik
- Ibu juga tidak mau disini
- Pamit dahulu
- Nanti kamu hina aku seperti pemiliki yang tidak baik
- Tante Num
- Bilang dapur melayanikan air
- Datang engan capek mungkin haus
- Majikan baru bagaimana?
- Sekejam seperti kHun Thip bilang kah?
- Noni perintah melayanikan Khun Pudchompoo air
- Tante, kita mau membuat seperti noni perintah benar?
- Itu baik? Tante
- Baik atau tidak baik, Phi belarang menghalangi perintah Khun Win?
- Tidak berani meskipun berpikir
- Jaid melakukan ikut perintah dulu
- Berdiri terus kenapa? Cepat membuat ikut sih
- 3 sendok
- Noni
- Makasih
- Saya belum haus
- Boleh
- Melihat kamarmu lah
- Kamu
- Angkatkan Khun Pudchompoo koper ke kamarnya lah
- Kenapa berjalan terlambat seperti ini?
- Aku mau pegang sendiri
- Tidak apa-apa, Khun Win, Aoy bisa pegang
- Terlambat
- Tidak apa-apa, Khun Win
- Lepas
- Aku bilang lepas
- Tidak mau, Khun Win, Aoy bisa pegang sendiri
- Lepaslah
- Tidak apa-apa, Khun Win
- Lepas
- Bilang lepas
- OMG
- Noni
- Koper
🌻🌻🌻🌻🌻
Ep telu : loro/lomo - Jangan pos link dan kalimat ini di komen youtube
- Lepaslah
- Tidak apa-apa, Khun Win
- Lepas
- Bilang lepas
- OMG
- Noni
- Minta maaf, terlewatkan keluar dari tangan
- Kamu terlalu aniaya
- Itu terlewatkan keluar dari tangan, tidak menegrti kah?
- Kamu berani sumpahkah?
- Bahwa hal yang kamu membuat kamu tidak memperhatikan
- Melihat dunia dengan sebelah buruk, kamu
- Ini, kamu berenag ambilakn Khun Phud koper
- Lalu membawa pakian yang basah, cucikan
- Kalau belum kering, hari ini memakai pakaian ini tidur dulu
- Pakian mungkin tidak lebih busuk daripada ini
- Dan ini mau kemana?
- Mau melihat kamarmu
- Kamarku?
- Dan mau berjalan kembali jalan tadi kenapa?
- Maaf, baru ingat
- Sudah sampai
- Ini kamarmu
- Kamu membukasih
- Kamarmu, kamu membuka sendiri sih
- Jangan bilang takut
- Takut apa?
- Menampar mukaku kenapa?
- Kamu berisik kenapa?
- Mana bilang tidak takut?
- Tidak takut, hanya kaget saja?
- Sudah bisa membuka kah?
- Ada apa di dalam kamar?
- Mana bilang tidak takut?
- Kamu mau membuat apa?
- Ujian tempat tidur untuk kamu
- Kasur rumah saya seperti tebal istimewa
- Di rumah kebunmu tidur bagaimana?
- Tidur di kasur, temapt tidur bambu atau tikar bagaimana?
- Kamu keluar dari kamar sekarang
- Tidak, aku sedang tidur dengan santai
- Aku bilang bangun
- Tidak bangun
- Bangun, tidak bangun
- Bangun sekarang
- Tidak bangun
- Lepas
- Mau tidur bersama, tidak bilang
- Cocoklah yang berbicara jelek
- Nenek kemuning busuk
- Mematalkan sebut nama seperti itu, nama saya Pudchompoo
- Karena itu terlalu merdu dan panjang
- Tapi melihat bentukmu, ini kemuning busuk
- Kamu mengjina apa?
- Maaf
- Kamu
- Kita melihat hal baiklah
- Hal baik apa?
- Benda punya siapa tidak tahu?
- Warna sama, bergaya sama semua, tawar bosan banget
- Kalau laki-laki siap melihat mungkin merasa tidak mau lah
- Cukuplah
- Berhenti, berhenti
- Ada apa lain harus membuat jadi boleh pergi
- Tidak boleh, Khun Anawin sudah perintah
- Aku tahu, tapi tidak apa-apa, aku mau membuat sendiri
- Makasih
- Gimana?
- Sudah seelsai jemur pakian?
- Kamu begitu ada banyak waktu bebas
- Tidak ada kerja harus bekejra?
- Jadi anianya orang lain saja
- Dan kamulah
- Kerja yang kamu beekrja buruk banget? Jadi mau merebut dari orang lain
- Aku tidak pernah mau terima warisanmu meskipun 1 Baht
- Harus tahu dulu
- Dan kamu tanda tanagn setuju wasiat kenapa?
- Sudah melihat asli hutangmu sudah dihabisin selesai
- Dan terima gaji tingkat manajer juga
- Boleh tinggal di rumah ini lagi
- Seperti naik surga?
- Tinggal di rumah bersama kamu? Surga?
- Neraka jelas
- Neraka belum sampai
- Sini
- Maksudnya apa?
- Lepas
- Phol, ambilkan tali
- Lepas aku sekarang
- Kali ini tidak terlewatkan dari kamu
- Lepas
- Diam sih
- Bagaimana? Merasa mirip kah? Gambar ini
- Sekedar kali ini ada diganti sedikit
- Menjadi kamu diikat
- Kamu mau membuat apa? Lepas aku sekarang
- Nanti akan tahu
- Apa?
- Terlihat panas
- Mulut terlihat pucat
- Phol, ambilkan selang
- Selang
- Aku bilang lepas
- Tidak lepas
- Lepas
- Parah juga
- Nai Anawin, aku tidak main
- Tidak main, ini serius
- Nai Anawin, aku tidak main
- Tidak main, ini serius
- Apa? Tidak berhasil lah
- Apa?
- Sakit
- Apa?
- Gila
- Apa?
- Cocoklah
- Gila
- Minum air lah
- Apa? AKu bilang lepas
- Lepas apa?
- Sakit
- Mau kemana?
- Gila?
- Apa?
- Apa?
- Apa?
- Mencela lagi, mencela lagi
- Apa? Tidak dengar
- Berhenti, aku bilang berhenti
- Saat membuat kepada orang lain, berlipir dulu kah?
- Cocoklah
- Itu sakit
- Apa?
- Itu sakit
- Khun Pudchomppo sudah sampai?
- Sudah sampai
- Dan sekarang dia di mana?
- Di belakang rumah, Khun Rob cepat melihatlah
- Nyok
- Aku bilang berhenti
- Apa?
- Mencela lagi
- Aku bilang berhenti
- Cukuplah, Khun Win
- Kenapa?
- Rumahkum aku boleh membuat apa-apa
- Anianya orang tidak bisa melawan?
- Saya tidak setuju
- Seperti ini tidak bisa melwan?
- Terlalu innocnet
- Mengapa?
- Khun Phud pernah membuat apa kepda Khun Win?
- Terimakasih, Khun Rob
- Bagaimana?
- Tidak apa-apa
- Sekedar marah dan basah
- Tidak tahu yang mana lebih banyak
- Tante Num
- Mengajak semua orang di rumah jadi rapat bersama
- Ini bajuku
- Karena noni membuat pakian Khun Pudchompoo basah semua
- Jadi noni harus tanggung jawab
- Disini dulu
- Jadi bisa membawa detil kasih tahu semua orang di rumah juga
- Boleh
- Khun Phud sialhkan duduk
- Alasan yang saya memanggil semua orang, karena mau memperkenalkan Khun Phud dengan resmi
- Tidak perlu
- Karena kami semua, tahu Khun Pudchompoo dengan baik
- Tapi hal saya melihat Khun Win dan orang lain di rumah lakukan dengan Khun Pudchompoo
- Saya merasa semua orang tidak mengerti tingkat yang benar Khun Pudchompoo
- Sampai Khun Anawin terima warisan dengan resmi
- Khun Pudchompoo mau tinggal di rumah sebgai orang mengelola rumah Sattayarak
- Dan kepala perusahaan Sattya bisnis daerah sementara malah Khun Athit
- Itu maksudnya Khun Pudchompoo ada hak ambil keputusan semua
- Kalau hanya di pt aku bisa mengerti
- Tapi kalau mau ada hak lengkap di rumah ini terlalu banyak
- Dan aku sama Ta Win mau bisa memerintah orang di rumah ini bagaimana?
- Tingkat Khun Thip dan Khun Win masih sama dulu
- Sekedar hal ganti di rumah Sattayarak menjadi hak lengkap Khun Pudchompoo
- Itu termasuk hak menyewa pembantu dan mengusir orang keluar juga, tante Num
- Ini terlalu wajib seperti diikat tangan, diikat kaki
- Khun Thipphanat tidak usah khawatir
- Phud tidak memperhatikan mau menganti apa-apa
- Kalau tidak perlu
- Boleh sih
- Sudah ada daya
- Menggunakan lengkaplah
- Dan kerja di perusahaan?
- Kalau itu saya mau memanggil rapat nanti lagi
- Sampai Khun phud sipa bekerja dulu
- Tanya dulu kalau ada masalah apa, mau bisa memperbaiki
- Mau gila sampai mati
- Ayah membuat aku sama Ta Win seperti anak
- Kenapa harus ada orang mengelola?
- Tidak bisa membuat apa-apa
- Kalau kakek mau seperti itu
- Nai Songrob juga, benci banget
- Menjilat dia banget
- Lihat nanti, kalau ta Win sudah terima warisan
- Aku mau mengusir dia keluar
- Orang mengelola
- Saya tidak taku lah
- Ibu sama Rant melihat nanti lah
- Hari ini harus minta maaf Khun phud yang saya sampai telat
- Kalau saya sampai dulu, Khun Phud mungkin tidak bertemu keadaan seperti ini
- Tidak apa-apa, itu bukan salah Khun Songrob
- Orang seperti Nai Anawin klaau dia tidak aniaya Phud hari ini, hari nanti dia masih mau aniaya lah, Khun Rob
- Minta maaf benar
- Karena hari ini terjadi keadaan tidak terduga
- Biasnaya saya bukan orang sampai late
- Saya tepat waktu
- Khun Rob tidak usah serius seperti ini
- Santai-santai lebih baik
- Maaf
- Omong-omong Khun Rob ada apa?
- Ada 1 dokumen yang Khun Phud harus tanda tanagn dulu sebelum mulai bekerja
- Dokumen apa?
- Khun Phud mencoba membaca dahulu, itu perjanjijan rahasia
- Perjanjijan rahasia?
- Terlihat senang
- Tahukah? Toko yang ambil kosmetik kita dijual
- Baru membatalkan 3 toko
- Ayah, bekerja bisnis seperti air laut
- Ada pasang naik jadi juga ada pasang surut
- Ada naik, surut
- Tapi sekarang aku mau surut jatuh kurang
- Dan pacar yang kaya banget sudah pacaran sejak lama, sudah sampai tinggal hanya badan
- Tidak separah seperti itu
- Kakek Winnie hanya ada syarat dia bekerja di kebun 1 tahun dulu
- Lalu nanti kembali ambil warisan
- Ambil kesini
- Ayah sedang apa?
- Menggunakan kamu telepon kepada Anawin
- Dan mengajak dia date di mana-mana boleh
- Kenapa lah?
- Hari ini Wai sakit perut
- Wai tidak mau pergi keluar
- Tidak mau pergi, harus pergi
- Sebelum Anawin terima warisan dan menikah dengan kamu
- Kamu harus lepas dia keluar dari tanagnmu
- Ayah, tapi Wai
- Tidak ada tapi
- Anawin adalah 1 kesempatan yang membuat aku sama kamu berhidup dnegan santai selalu hidup
- Dan sekarang sednag stres tentang warisan
- Itu kesempatanmu yang mau membuat sjor untuk menang hatinya
- Terjadi apa? Jadi membuat suara tidak puas lagi
- Jadi, mau seperti ini kah?
- Malam ini kita dinner bersama
- Jadi tidak merasa buruk
- Sampai jumpa lagi
- "Perjanjinan
Kalau Khun Pudchompoo menikah dengan Khun Anwin. Khun Pudchompoo tidak boleh terima warisan atau meskipin emas kawin"
- Phud harus tanda tangan perjanjijan ini benar?
- Benar, adalah memperhatikan beliau
- Beliau menggunakan saya menulis
- Khun Phud sudah membaca O.K. kah?
- Oke
- Kenapa tidak oke?
- Karena keadaan seperti ini tidak bisa terjadi asli, Khun Rob
- Jadi, menolong Khun Phud taruh nama
- Boleh
- Namun menolong Khun Phid memrahasiakan ini juga
- Dilarang memebrikan siapa tahu, meskipun bibi Phatthra
- Boleh
🌻🌻🌻🌻🌻
Ep telu : telu/limo : Jangan pos link dan kalimat ini di komen youtube
- Terimakasih
- Kebetulan tante Num datang, jadi mau memperkenalkan
- Adalah pembantu lama disini
- Bekerja disini sejak ayah Khun Win masih kecil
- Tante Num, Namun saya menolon mengasuh Khun Pudchompoo
- Boleh, senang
- Tante mau membawa Khun Phud naik melihat kamar
- Untnglah
- Di rumah ini ada berapa orang tinggal?
- Kalau Khun Karant, dia sudah pindah ke tinggal di condo sudah 2 tahun
- Beberapa malam jadi menginap di rumah
- Kamar ini kamar noni
- Kalau kamar Anda pernah kamar Khun Thip dulu
- Dan sekarang Khun Thip pindah tinggal di mana?
- Khun Thip pindah tidur di kamar ayah noni sejak lama
- Karena Khun Thip, dia bukan ibu asli noni
- Ibu noni asli meninggal sejak lahirkan noni
- Jadi noni sebut Khun Thip bahwa ibu
- Tante Num ada apa lagi kah?
- Tante mau minta maaf Khun Phud malah noni
- Khun Phud jangan marah noni
- Noni, dia kurang terima asmara
- Tidak punya ayah, tidak punya ibu
- Dan sekarang kakek juga meninggal
- Jadi noni sudah tidak tinggal siapa lagi
- Hallo, Ada apa?
- Kenpa Yai Chor, teman cinta telepon kenapa harus bersuara bosan
- Bosan sedikit, ada apa?
- Hari ini kamu ada waktu bebas kah?
- Bebas
- Baru selesai kerja 1 job, jadi bebas sampai bosan
- Jadi aku mau ketemu kamu di condo
- Sekarang kamu di Bangkok? Dan sampai kapan kenapa tidak kasih tahu
- Karena tiba-tiba
- Ada apa? Kamu
- Sudah tahu diri lagi, aku sudah tanda tangan wasiat kakek Lek selesai
- Bagimana? Luar biasa kah?
- Tidak
- Banyak novel seperti ini
- Benar?
- Tapi ini hidup benar, kamu
- Ini sama dengan kamu harus jadi kepala perusahaan?
- Kalau Khun Anawin harus berkebun
- Aku sudah mengerti kenapa kamu stres
- Dibanding dengan aku tidak bisa terima tanda tangan Khun Phor Phannarai
- Kamu lebih buruk banget
- Betulkah?
- Eh! Bentar
- Aku pernah melihat dia di depan majalah, kamu
- Terlihat baik, ganteng, badan baik
- Tapi kebiasaan buruk banget
- Dan kamu mau aku membantu bagaimana?
- Aku mau kamu membantu dengan jadi sekretaris di Sttaya bisnis daerah
- Aku?
- Kamu tahu aku tidak suka rutin
- Kini bekerja cek akun
- Sudah selesai kerja, jadi ada waktu bebas membaca novel
- Menonton series
- Happy banget
- Tolong Chor, aku menolong
- Tidak mau
- Jadi
- Selain kamu terima gaji, aku juga membelikan kamu series korea 10 series lagi
- Tapi...
- Package tour Korea
- Tanda tangan Khun Phor Phannarai juga
- Apa?
- Benar?
- Dan aku bisa kamu mau bagaimana?
- Kalau berbicara seperti ini sejak awal jadi sudah selesai
- Hal lain tidak penting, kalau aku terima tanda tangan Khun Phor Phannarai, aku setuju pasti
- Hari ini Winnie terlihat stres
- Karena perempuan itu kah?
- Kenapa Wai tahu?
- Karena Wai chat line dengan Karant
- Wai mengerti Winnie, kalau Wai, Wai juga stres seperti ini sama
- Dia kejam banget
- Tidak tahu mau membuat apa
- Makanan sudah sampai
- Makan dulu jadi hilang stres
- Boleh taruh
- Terlihat enak
- Bentar, Winnie
- Wai lupa berfoto
- Taruh dulu, taruh dulu, taruh dulu
- Selfie bersama dulu
- Wai tidak makan?
- Sebentar
- Wai mau edit foto dulu
- Wai mau upload di IG, kalau upload Winnie setiap kali, banyak jumlah Like setiap kali
- Lepas sekarang
- Mau muncul berjalan
- Berhati-hati
- Tidak sepintar seperti berbicara
- Korn, imut banget
- Imut seperti ini, jangan lupa hal sudah janji kepada saya
- Mobil baru
- Mudah banget
- Mencari makanan terus
- Boleh, nyok
- Klakson saja, tidak sungkan orang lain, ini sudah jam 11 malam
- Tidak bisa menunggu sebentar
- Buruk semua ibu dan anak
- Bentar
- Yang banyak klakson yaitu kamu kah?
- Masih disini?
- Aku tanya yang yang banyak kalkson yaitu kamu kah?
- Ya, dan mau kenapa?
- Ini jam lebih 11 malam, orang mau tidur
- Tidur, kamu lanjut tidur sih, kamu ikut campur apa? Orang mau pulang rumah
- Tidak mau ikut campur lah, tapi klakson seperti itu siapa bisa tidur?
- Menyumbat telinga sih
- Kenapa harus menyumbat?
- Tidak ada sungkan
- Sabr dulu
- Tante mau membawa Khun Win tidur sendiri
- Noni, nyok bersama tante
- Aku membuat seperti ini sejak lama
- Tidak melihat siap mencela apa-apa
- Mungkin tinggal di kampung lama, smapai ketemu cerah-warna tida sehingga tidak terbiasa
- Aku merasa lebih tidak terbiasa dengan orang yang tidak tahu sungkan
- Pulang rumah malam seperti ini. Punya tanga, punya kaki sehrusnya membuka pintu sendiri
- Kamu banyak kalakson seperti ini mau semua orang di gang bangun menghina kamu?
- Kamu berani marahi aku?
- Kenapa?
- Kalian menolong jangan bertengkar
- Nyok, nyok tidur, tidak mau, tidak mau, sudah tumbuh
- Kenapa?
- Kenapa?
- Pintar banget?
- Anak tidak tumbuh
- Kalau pintar benar menutup gerbang sedniri sih
- Tidak mau
- Kemuning busuk
- Tidak busuk
Ep telu : papat/limo - Jangan pos link dan kalimat ini di komen youtube
- Paling baik
- Tahun ini kebun Un Rak terima laba 50%
- Phud sepintar kakek benar
- Terimakasih, kakek Lek
- Tapi Phud mungkin tidak sepintar bagian kakek
- Saat kakek pemuda, mulai seperti Phud lah
- Nantilah
- Phud akan lebih kaya daripada kakek
- Lihat nanti
- Benar?
- Tapi Phud tidak mau sekaya kakek Lek
- Bohong
- Kamu mau harta kakek
- Nenek kemuning busuk
- Kamu dari mana?
- Aku dari mana tidak penting lah?
- Tapi ini penting dengan kamu banget kah?
- Ambil sini
- Aku bilang ambil sini
- Ambil
- Aku bilang ambil sini
- Tidak
- Ambil
- Semalam seperti itu? P'Aoy
- Melihat kantong mata sih berkulai sampai akhir hidung
- Dan dia membawa pacarnya juga?
- Pasti
- Dia sudah masuk seperti cumi-cumi
- Tangkap-tangkap, keras-keras
- Khun Thip badan keras? Jadi tangkap-tangkap, keras-keras
- Banding
- Ini untung, yang dia tidak melihat muka Phi jelas
- Kenapalah?
- Kalau dia melihat muka Phi, dan jatuh cinta Phi
- Pasti Phi kena tangkap oleh cumi-cumi selalu hari
- Pacar Khun Thip begitu nakal
- Banget
- Tidak peduli kita, Phi tidak apa-apa
- Tapi tidak care mata Khun Win Phi tidak bisa tahan
- Bagaimana? Phi
- Karena sejak hari pertama yang masuk
- Berdiri bertengkar dengan Khun Win
- Khun Win mengusir, tidak setuju pergi
- Sampai terakhirnya Khun Winmenyerah sampai berjalan keluar sendiri
- Berpikir sih
- Khun Win terlihat kejam seperti itu. kenapa mudah menyerah?
- Khun Win melihat kerjam seperti itu, tapi sebenarnya di dalam tidak ada apa-apa
- Phi tahu bagaimana?
- Karena Phi disisni sejak banyak tahun
- Dan selain, terlihat Phi orang seperti ini, Phi juga orang ada pendidikan
- Phi sedang mau ujian tingakt seperti wisuda SMA
- Tapi ujian gagal 3 kali
- Karena Phi harus melayani mereka tidak ada hari libur seperti ini
- Mau menggunakan waktu kapan untuk membaca buku?
- Sudah bisa ujian seperti ini, beta kira sudah pintar banget
- Madame
- Masuk disini ada apa kah?
- Mau makan apa kah?
- Bukan, bukan
- Aku sekedar berjalan survei rumah sampai kesini
- Dan melihat kalian berdua, jadi mau ketemu
- Itu baikkah? Disini di dapur, Madame
- Sejak sekarang Aoy jangan sebut aku bahwa madame
- Pindah malah sebut Khun Phud
- Dan sering membawa pisau merendam lalu memotong
- Sekedar ini air mata tidak keluar
- Khun Phud pintar benar, lebih pintar daripada P'Aoy
- Aoy menyerah Khun Phud saja
- Khun Phud begitu imut, tidak sombong diri
- Betul, tidak pernah ada derajat siapa berbicara dengan kami di dapur seeprti ini dulu
- Benar?
- Khun Phud bangun sejak pagi dan membuat apa disini?
- Membantu memotong
- Dan Tante Num tadi pergi kemana?
- Membeli sarapan
- Membeli srapan?
- Dan hal kita siap di dapur belum cukup?
- Kadang-kadang noni mau makan makanan dari pasar segar pada pagi hari
- Dan makanan banyak seperti ini, tante Num memasakan berapa orang?
- 3 orang!
- 3 orang saja ada banyak seperti ini, makan bagaimana sampai habis?
- Banyak banget
- Benda yang saya memabntu pegang sudah sampai
- Masih ada lagi
- Cakue juga
- Terimakasih, tante Num
- Khun Phud mau makan sekarang kah?
- Sudah bangun sejak lama, mungkin lapar
- Tidak apa-apa
- Phud mau menunggu orang lain lebih baik
- Dan biasanya orang disini turun jam berapa?
- Tidak ada waktu yang pasti
- Jadi menunggu sebentar lagi
- Mau seperti itu?
- Sudah minum air banyak gelas
- Makan makanan lah
- Tidak usah menunttu, sudah lapar banget
- Mungkin harus makan benar
- Noni sudah sampai
- Noini, Khun phud menunggu noni sejak lama
- Kenapa harus menunggu?
- Ambil kasih kepada anjing makan lah
- Aku tidak bisa makan
- Anjing di mana? di rumah kita tidak memlihara anjing, noni
- Kasih anjing sebelah rumah
- Sebelah rumah memepihara kucing, Khun Win
- Mau kasih anjing, kucing kasih lah
- Tidak usah, Aoy
- Kalau Khun Win tidak makan, jadi aku makan sendiri lah
- Mana rumah kita tidak punya anjing?
- Ambil baskom lah, jadi dia bisa mudah makan
- Bentar, Aoy
- Aku sudah mengganti ambil keputusan, sudah tidak mau makan Khun Win
- Tapi tidak tahu mau kasih makan kepada hewan apa?
- Anjing tidak ada, kucing mungkin tidak cocok
- Atau kasih kepada kerbau di sawah baik kah?
(Kerbau = bodoh)
- Tapi beberapa kerbau tidak makan lah makanan yang membantu otak
- Nenek kemuning buruk
- Menghina aku apa
- Menghina aku seperti kerbau?
- Lepas
- Menghina aku kerbau?
- Lepas aku
- Aku bilang lepas
- Ada apa kah?
- Tidak lepas kah?
- Berhenti sekarang
🌻🌻🌻🌻🌻
Ep telu : limo/lomo - Jangan pos link dan kalimat ini di komen youtube
- Tahu lah, kamu tidak ada hak meskipun
sentuhan anak laki-laki ku
- Tidak mau sentuhan
- Aku sekedar membela diri saja
- Karena Khun Anawin mulai dahulu
- Kamu lah yang harus memprovikasi anak laki-laki ku sampai dia tidak bisa tahan
- Kampung!!!
- Tiap hari hanya tahu menggunakan parah, tidak tahulah ciri bangsawan
- Ciri bangsawan yang membuat diri sopan dan respek orang lain?
- Ini kamu menhina aku?
- Bukan
- Aku sekedar membuat diri ada ciri bangsawan lah
- Kamu hina aku tidka ada ciri bangsawan kah?
- Khun Thip berbicara sendiri semua
- Kamu maskudnya itu lah, betulakh?
- Kalau Khun Thip tidak seperti itu, kenapa harus risau dahulu?
- Win, melihat sih dia menghina ibu
- Korn, Phi tidak setuju
- Kamu siapa? Membuat apa harus sungkan pemiliki rumah juga
- Saya lebih harus tanya Anda
- Apa?
- Anda ikut campur apa di rumah ini? Khun Win sudah mengusir, Anda tidak setuju keluar
- Seperti ini disebut sungkan pemiliki rumah kah?
- Kamu tidak ada hak untuk menghina temanku
- Melihat Khun Thip berkata "hak" banyak kali
- Saya mau memberikan tahu sekarang
- Bahwa saya sebagai orang ada hak betul ikut hukum mengelola rumah Sattayarak sekarang
- Sebagai hak yang lengkap dan adil
- Kalau ada curiga, atau masalah apa
- Sialahkan tanya pengacara keluarganya
Comments
Post a Comment