Taktah bunga - loro
🦋🦋🦋🦋🦋
Ep loro : siji/limo - Jangan pos link dan kalimat ini di komen youtube
- Boleh bangun
- Membuat apa?
- Kamulah membuat apa?
- Karena kamu lock aku
- Karena kamu goyang
- Dan peluk aku kenapa?
- Permisi
- Sudah sampai
- Turun
- Tidak turun, aku mau pulang rumah
- Turun sini
- Kesini
- Lepas
- Lepas aku tidak turun
- Lepas
- Tidak usah takut, sudah buka wasiat selelsai, aku mau mengirim kamu pualng ke rumah tiba-tiba
- Tidak mau simpan
- Kesini
- Lepas
- Aku bisa berjalan sendiri, tidak usah tarik
- Pergi sih
- Ini? Tamu yang penting ayahnya
- Terlihat kuli
- Pemiliki kebun Un Rak
- Ibu Khun Anawin
- Mau memperkenalkan semua orang kenal
- Khun Pudchompoo Ruchuta, pemiliki kebun Un Rak
- Kalau ini Khun Songsak, pernah pengacara keluarga Sattayarak
- Ayah saya
- Kalau ini Khun Karant Sattayarak, cucu angkat Khun Athitnya
- Mau memperkenalkan sampai lama lagi?
- Atau harus panggil pembantu memperkenalkan diri juga?
- Ayah membawa siapa bergabung mendengar, tidak tahu
- Sebenarnya harta harus milik anak cucu asli
- Sampai tentang utama penting lah, sudah membuang waktu banget
- Kalau semua orang sudah kumpul
- Saya minta membuka wasiat
- Saya Tuan Athit Sattayarak
- Berumur 79 tahun
- Kemudian adalah detil bagi harta Sattayaraknya
- 1. Nyonya Thipphanat Phaethongsri
- Terima hak pemiliki saham perusahaan bisnis daerah Sattaya
- Jumlah 3%
- Rumah pesisir
- Dan uang tunai jumlah 50 juta Baht
- Sekedar ini?
- Betul
- 2.
- Tuan Karant Sattayarak
- Terima hak pemiliki saham perusahaan bisnis daerah Sattaya
- Jumlah 3%
- Dan uang tunai jumlah 30 juta Baht
- Terakhirnya
- Tuan Anawin Sattayarak
- Terima hak pemiliki saham perusahaan bisnis daerah Sattaya semua dari saya
- Termasuk semua harta dari saya
- Selamat, Win. Kamu cocok terima semua
- Dengan ada syarat yaitu
- 1. Tuan Anawin boleh terima semua warisan kalau bekerja di kebun Un Rak, Nona Pudchompoo Ruchuta 1 tahun selesai dulu
- Atau 2. Kalau Miss Phudchomphoo tidak setuju Mister Anawin bekerja
- Tuan Anawin harus sukarela harta 50% kepada amal tiba-tiba
- Kalau tidak ikut 2 syarat ini
- Tuan Anawin tidak boleh terima semua warisan
- Apa?
- Sebelum setuju syarat ini, Nona Pudchompoo harus sebagai kepala perusahaan bisnis daerah Sattaya sementara
- Dan kontrol rumah Sattyarak dengan terima uang gaji ikut tahapan
- Dan saya membatalkan semua hutang nona Pudchompoo yang ada hutang dengan saya
- Sejak sekarang
- Sebentar Khun Phud
- Semuanya adalah memperhatikan beliau benar
- Syarat di wasiat...
- Syarat gila apa?
- Ini wasiat kakek benar?
- Wasiat beliau benar. Legal
- Ayah ditipu minum obat?
- Saya sama dokter Bancha adalah saksi
- Khun Athit ada sadar lengkap
- Tapi namun aku tidak setuju, ada apa?
- Membawa orang rendah beres rumah malah aku
- Khun Phud bukan orang rendah
- Hanya pemilki kebun cupu-cupu saja
- Khun Phodchompoo adalah cucu perempuan teman dekat beliau
- Cucu perempuan teman?
- Tidak make sense
- Kenapa kakek menggunakan cucu perempuan teman beres pt?
- Cucu
- Atau istri simpanan?
- Benar
- Begitu
- Jadi kakek mau aku pergi ke membeli buna di kebun itu
- Sebenarnya menngunakan aku melihat istri muda yang sedang take over pt kakek
- Sudah salah paham Khun Win
- Tidak salah paham
- Dan tentang wasiat juga
- Ayah diwajib menulis kah?
- Ini terlalu banyak, Khun Thip
- Saya tidak pergi ke kebun gila-gila itu pasti
- Tidak pergai jadi jangan pergi
- Karena kebun Un Rak tidak menyambut orang yang kasar dan jiwa kotor
- Phud minta menolak semua di wasiat
- Dan tidak mau hubungan dnegan orang di rumah Sattayarak lagi
- Bentar
- Tidak usah pura-pura bersandiwara
- Kamu sudah terima dari ayah berapa?
- Mau kemana?
- Kaish tahu sekarang
- Bahwa mau aku pergi membeli bunga di kebun
- Adalah rencana kamu sama kakek
- Mulai tidak bisa tahan
- Sabar dulu, Khun Phud
- Sabar sejak lama, Khun Rob
- Saya harus minta maaf malah Khun Win malah Khun Thip
- Phud sudah berusaha mengerti
- Bahwa kelompok orang kaya yang mau terima warisan yang besar mereka berpikir bagaimana
- Jadi berusaha duduk mengedar
- Maksudnya apa?
- Tapi hal yang Phud tidak menegrti bahwa kenapa mereka mau terima warisan sampai membuat diri kasar
- Dan stereotip hakim orang lain jiwa rendah seperti dia
- Ini kamu menghina aku jiwa rendah?
- Dan orang yang berani bahwa ayah suami yang cocok direspek seperti kakek Lek
- Mau punya istri simpanan seperti saya
- Itu sudah disebut jiwa tinggi?
- Dan cucu asli yang percaya bahwa kakek bersih tidak pernah kabar istri simpanan
- Mau punya istri simpanan sepeti aku dan mau memberikan pt kepada istri muda ini
- Itu cucu macam bagaimana? Khun Rob
- Cucu yang tidak tahu kakek diri seperti ini
- Masih cocok terima warisan kah?
- Aku mau ulang lagi
- Bahwa aku minta menolak semua di wasiat
- Dan tidak mau hubungan dnegan orang di rumah Sattayarak lagi
- Sebentar Khun Phud, semua dari memperhatikan Khun Athitnya benar
- Cewek ini kejam banget
- Lihatsih, dia tidak takut ibu, ibu tidak apa-apa
- Tapi dia tidak sungkan Win sih
- Ibu tidak bisa setuju benar
- Ibu tidak setuju
- Ibu mengelola rumah Sattayarak sejak berapa lama tahun
- Saat kakek sakit, ibu mengasuh selalu
- Dan tiba-tiba mau menggunakan cewek kampung mengelola malah ibu
- Dia sudah menolak syarat
- Tidak tahulah. Namun ibu tidak setuju
- Ibu dibikin malu banget
- Orang tidak tahu mau kira ibu beres rumah ini tidak baik
- Seperti ibu diusir, Win
- Biarkanlah, ibu
- Case ibu kurang parah
- Sayalah
- Dikirim bekebun
- Wasiat belum terima meskipun 1 Baht
- Kerja di pt juga tidak boleh bekerja lagi
- Sabar, Win
- Namun semua harta harus jadi milik kamu asli
- Tapi ada syarat
- Kalau tidak bekerja di kebun, harus sukarela amal
- Kakek benci aku? Rant
- No way
- Kalau benci mungkin tidak memberikan sebanyak seperti ini
- Kamu melihat aku sama bibi Thip sih
- Terima semua kurang 1% dari kamu lagi
- Pastilah, kamu sama ibu bukan keluarga langsung asli
- Sudah terima seperti ini, sudah baik banget
- Kakek mau membawa ketemu Khun Win
- Jadi bisa main dengan dia
- Ya, gentleman
- Sebut "kakek"
- Ya, kakek
- Nyok?
- Nyok
- Siapa? Ayah
- Anak ini bernama Karant. Aku membawa jadi cucu angkat
- Jadi menjadi teman main dengan Win
- Teman main?
- Kenapa anak Win harus ada teman main?
- Aku melihat Ta Win depresi banget
- Sejak ayahnya meninggal
- Jadi kira sesuai ada nak segenarasi sama jadi seteman
- Tetapi...
- Tidak ada tapi, Mae Thip
- Aku sudah membuat dokumen selesai
- Sejak sekarang
- Anak ini adalah cucu angkatku dengan legal
- Kakek, kakek
- Datang ketemu kakeksih, Tawin, rindu
- Hari ini kakek ada teman baru memperkenalkan
- Kenal dulu
- Robot terlihat main asyik
- Tidak boleh
- Tidak bolehkan main
- Kenapa mendorong dia?
- Bagaimana? Karant
- Saya...
- Kamu buruk benar
- Nanti tidak boleh membuat seperti ini
- Ya, kakek
- Berdiri
- Berteman
- Berkenal
- Main bersama dengan baik-baik
- Cinta bersama
- Bagaimana Rant?
- Apa?
- Aku mau keluar, kamu mau ikut kah?
- Oke pergi
- Sebentar Win
- Anak mau membuat apa terus?
- Saya sudah memberikan ibu tahu
- Belum tahu
- Tapi Win harus membuat sesuatu, anak
- Banyak harta seperti itu mau sukarela amal, tidak boleh, tahu kah?
- Kakek usah mencarikan selalu hidupnya
- Sudah tahu, ibu
- Nyok, Ai Rant
- Kamu takut apa?
- Sekedar bekerja di kebun 1 tahun saja
- Aku tidak takut. Aku sekedar tidak mengerti kakek
- Mungkin kakekmu ada janji hati dengan teman cinta
- Seperti series Cina
- Dan mau gentleman seperti Ai Win tinggal di kebun
- Aku kira lebih seperti Survival Thailand
- Aku tidak bekerja kebun sama Yai kampung itu pasti
- Tapi kalau tidak pergi
- Sama d0negan kamu setuju sukarela kepada amal 50%?
- Tidak pasti
- Aku tidak memberikan hartaku kepada siapa-apa
- Phi terima sekedar ini?
- Athit kaya sampai ribu juta
- Phi terima lima puluh juta
- Sama saham 3%?
- Dan maan Phi janji mau membeilan saya mobil mewah
- Mobil yang Phi baru membelikan
- Sudah tidak malu siapa-apa lagi, Korn
- Phi juga tahu bahwa saya harus ada kontak dengan bayak orang
- Hanya punya 1 mobil, orang lain bisa melihat saya cupu benar
- Phi lah marah-mrah kakek tua itu
- Saya usah jadi istri janda dengan ayahnya lebih 10 tahun
- Usah mengasuh cucu yang kebiasaan tidak baik sampai dewasa
- Lihatsih, kasih Phi sekedar ini saja
- Dan kenapa Phi tidak minta dari anak Phi?
- Minta itu bisa minta
- Tapi tidak sama punya uang sendiri
- Jadi
- Malam ini Phi mencari uang untuk shopping disini dulu
- Waktu yang lalu hanya ada kehilangan
- Biarkanlah, ada terima juga ada kehilangan
- Orang yang kaya dari kasino ini ada banyak banget
- Datang 1 kali terima banyak juta
- Malam ini
- Saya mau membantu Phi sendiri
- Biarkanlah, jangan kesal
- Nyok
- Permisi, minta jalan
- Pindah jalan, minta jalan
- Minta jalan
- Pindah jalan, minta jalan
- Pindah ini tempatku
- Menghalangi jalan, pindah
- Wai sudah sampai
- Apa ini Wai?
- Surprise apa?
- Yang Winnie terima warisan dari kakek
- Untuk Winnie pangeran Wainya
- Ambilah, tidak usah malu
- Merayakan-merayakan
- Apa? Rant
- Win belum terima warisan
- Wai minta maaf, Wai tidak tahu
- Main apa tidak tahu berpikir
- Bentarsih Winnie
- Karant titip dulu
- Winnie, Wai minta maaf
- Wai tidak tahu bahwa menjadi seperti ini
- Memaafkan Wai
- Wai minta maaf, wai tidak memperhatikan, Wai tidak tahu, tolong...
- Minta apapun teserah 1 gelas
- Cocktail macam istirahat, Wai shake dengan paling memperhatikan
- Pasti Winnie suka
- Hilang marah Wai, tolong
- Imutkah?
- Tidak ada siapa tahu hati Winnie seperti Wai lagi
- Dan bisnis ayah Wai yang Win mau menanamkan bersama, bagaimana?
- Nantilah Wai
- Tapi Win sudah janji dengan Wai
- Saya tidak ada emosi berpikir sekarang
- Tidak berpikir sekarang, tapi berpikir selalu?
- Membatalkan menggangu, kalau tidak, saya mau pulang
- Itu baik? Noo Phud
- Keluar dengan sombong seperti itu
- Phud tidak mengerti kenapa kakek Lek harus membuat seperti ini
- Ibu kira kakek ada alasannya
- Hanya belum kasih tahu kepada Phud
- Tapi Phud tidak setuju dia tinggal di rumah kita, ibu
- Kebiasaan buruk seperti itu
- Tidak mau
- Bibi Jit mengerti
- Dia mudah marah
- Panas
- Seram seperti badai
- Seperti ada siapa membawa cambuk memukul di punggung :hearts:
- Tidak ada
- Phud mencoba berpikir bahwa kalaimat berpesan di wasiat
- Sebagai kalimat minta terakhir kakeknya
- Kalau Phud menolak, sama denagn Phud tidak berpikir mau membantu kakek
- Tapi dia...
- Phud mencoba berpikir dengan baiklah
- Ibu kira kakek harus ada alasan sesuatu
🦋🦋🦋🦋🦋
Ep loro : loro/limo - Jangan pos link dan kalimat ini di komen youtube
- Ayah
- Anawin berbicara bagaimana?
- Win belum terima warisan dari kakeknya
- Belum terima warisan?
- Dan yang dia janji mau angkat membantu bisnis kita lah?
- Beta sudah tanya dia
- Dia bilang jangan menggangu dulu
- Ini terjadi apa?
- Karant bilang
- Wasiat kakek ada syarat
- Bahwa harus berkebun 1 tahun dulu
- Jadi boleh terima warisan
- Ini ada syarat gila-gila seperti ini juga?
- Ya, begitu
- Beta juga tidak pernah dengar dulu
- Ini aku harus menunggu 1 tahun lagi?
- Jadi kamu harus membantu dia berkebun
- Berkebun, membajak
- Membuat apa-apa boleh
- Yang untuk dia boleh terima warisan untuk angkat membantu bisnis kita
- Noni klakson di depan rumah, tidak dengar?
- Cepat pergi membuka gerbang
- Noni
- Mau minum minuman yang panas kah? Mungkin lebih baik
- Melihatsih, siapa datang jadi kalkson di depan rumah, cepat
- Silahkan
- Terimakasih yang antarkan
- Mengendarai mobil pualng dengan berhati-hati lah
- Sebentar
- Malam ini saya minta bermalam sama Phi boleh kah?
- Itu baik?
- Takut apa?
- Khun Athit sudah meninggal
- Phi takut Ta Win
- Kalau tidak puas, kalau merajalela itu buruk
- Takut kenapa?
- Phi sebagai ibunya
- Siapa datang?
- Jadi aku naik lah
- Kita sudah pacaran dengan banyak tahun
- Sudah sampai waktu buka muncul
- Karena hari nanti
- Dia harus tahu asli
- Benar
- Tapi...
- Tidak ada tapi
- Boleh
- Khun Thip datang sama...
- Siapa?
- Melijat apa
- Siapa?
- Teman aku
- Ambil air dingin melayanikan sih
- Ini Ta Win sudah pulang?
- Sudah pulang
- Baru naik ke atas tadi
- Tidak ada melihat hal baik
- Mau makan apa kah?
- Memaskkan aku bubur udang sih
- Lapar banget
- Dapur sudah tutup
- Sudah tutup, jadi membuka baru sih
- Majikan perintah, harus membuat apa
- Anda
- Ini sudah tengah malam lebih
- Memasakkan Khun Korn bubur sekarang
- Kalau maish membuat seperti ini
- Bulan depan, aku mau kurangi gaji
- Tambah daya dulu, tambah daya dulu. Jadi kita main kepiting merangkak
- Geli, geli
- Tante-tante
- Apa?
- Melihatsih
- Beliau sudah meninggal tidak lama, sudh mengganti rumah jadi harlem
- Kamu jangan banyak berbicara
- Aku takut Khun Win melihat benar
- Melihat merkea membuat
- Sudah cukup lah
- Korn mau makan apa, bisa memilih
- Mau menggunakan pembantu mengirim ke atas
- Kenapa harus makan di atas?
- Korn mau makan disini
- Kita sudah berbicara?
- Phi belum mau Korn sama Win ketemu sekarang
- Karena sekarang
- Ta Win masih merasa buruk dari wasiat
- Nanti berkelahi
- Tapi hal sedang membuat, begitu panggil berkelahi benar, tante
- Dan Phi tidak takut anak Phi melihat kita sekarang?
- No way
- Karena dia orang bangun telat, sekaarng mungkin masih tidur
- Asyik pasti
- OMG
- Kenapa hari ini anak Win bangun sejak pagi?
- Teman ibu
- Semalam
- Terlalu malam jadi Chawakorn mengendari mobil antar ibu
- Ini pekerja di pt?
- Ya. Dia manajer departemen membeli
- Dan ibu ambil pekerja pt tidur di malam
- Permisi
- Tadi tidak dengar?
- Manajer departemen membeli
- Bukan pekerja biasa-biasa
- Ibu menolong mengambil manajer cupu keluar rumah sekarang
- Permisi lagi
- Di perusakaan, tahapan saya sebagai manajer
- Gaji tinggi banget
- Dan kata "cupu" lebih cocok dihuanakan untuk "peserta pelatihan"
- Yang berkalung "trainee"
- Berjalan-jalan, tidak membuat apa-apa selalu hari
- Sabar janagn berkelahi, melonong
- Keluar rumahku sekarang
- Saya sebagai tamu ibu Anda
- Mau pergi atau tidak pergi?
- Ibu menolong
- Saya mau keluar
- Kalau saya pulang
- Semoga tamu ibu sudah keluar
- "Kasus Asmara"
Oleh Phor Phannarai
- Ini?
- Fanclub buku ibu
- 2 barang 500 Baht
- Perempuan apa? Tanpa sopan
- Hanya ada ini
- Bisa makan kah?
- Enak
- Sama dengan lapar
- Tinggal di luar seperti kamu juga baik
- Jadi tidak berkelahi dengan orang lain
- Kenapalah? Karena kamu sebagai pewaris asli
- Pewaris asli dan kenapa?
- Kakek tidak mencintai. Ibu tiri tidak care
- Hidupku lebuh buruk daripada kamu
- Berbicara seperti itu
- Dan ini kamu mau membuat apa terus?
- Tidak tahu
- Pusing banget
- Kadang-kandang aku mau melarikan diri dari rumah
- Tapi kalau mau berkebun sama Yai gila itu
- Juga buruk sama
- Kenapa kamu tidak mencoba tanya Khun Songrob
- Menggunaakn orang jadi bermanfaat lah
- Dia sebagai anak buahmu
- Namun ada tugas membantu kamu asli
- Melihatsih bahwa dia ada pilihan apa untuk kamu memilih
- Sekarang?
- Boleh, saya mau masuk tiba-tiba
- Hanya ini saja
- Tidak apa-apa, salam kenal
- Salam kenal juga, imut banget
- Permisi
- Minta maaf
- Bisa berbicara bahasa Thaialnd juga
- Ada nama Thailand kah?
- Khun Anawin menunggu di dalam sejak lama
- Biasanya saya tidak pernah late
- Kecuali panggil tiba-tiba
- Minta maaf
- Sampai lebih telat daripada bilang
- 15 menit
- Karena ada accident sedikit
- Aku tidak mau tahu
- Khun Win ada tugas darurat dengan saya?
- Perjanjian ada 2 syarat
- 1.
- Anda mau terima warisan semua kalau Anda setuju bekerja di kebun 1 tahun sama Khun Phud
- 2.
- Anda mau terima warisan 50% kalau Khun phud tidak setuju ANda bekerja
- Tapi kalau Khun Win tidak membuat ikut 2 syarat ini
- Anda akan tidak terima apa-apa
- Janji gila apa ini? Aku dirugi semua
- Kalau mencoba menganalisis dengan baik
- Saya kira Khun Athit ada harapan baik dengan Anda
- Melihat dunia di sisi terlalu baik saja, pengacara
- Saya merasa Khun Win tidak rugi di mana
- Kalau Khun Win membuat ikut 1.
- Hanya terima dan terima
- Jangan bilang terima sengsara. Terima latihan tahan
- Mungkin aku terima istri kampung
- Mau muntah
- Dan ada jalan lain lagi?
- Yang aku terima warisan elngkap denagn tidak perlu pergi ke kebun
- Tidak ada
- Impresif kakek benar
- Namun aku tidak setuju bekejra di kebun gila itu
- Aku mau wajib dia tanda tanagn syarat ke2
- Sebentar
- Khun Win mau yakin bagaimana bahwa Khun Phud mau setuju tanda tangan ikut...
:hearts::hearts::hearts:
🦋🦋🦋🦋🦋
Ep loro : telu/limo - Jangan pos link dan kalimat ini di komen youtube
- Menolong siap daerah untuk menaman untuk Phud
- Phud mau mulai menaman tumubuh bunga seruni
- Boleh
- Kali ini harus memotong tumbuh dengan baiklah
- Kali yang lalu membuat milik Phi banyak mati
- Boleh, Nai Phud (Boss Phud)
- Kerja seperti ini engkau mau tidak bisa membuat serius betulkah?
- Tumbuh itu lemah betulkah?
- Kalau engkau mau memotong, enkau harus fokus betulkah?
- Ya
- Hal yang paman bebricara masuk telinga kanan lalau langsung keluar di telingan kiri betulkah?
- Ya
- Dasar aku?
- Siap daerah, saya siap daerah dulu, Nai Phud (boss Phud)
- Gila
- Apa kabar
- Gimana?
- Kemarin P'Jo pergi ke Bangkok jadi pergi ke perpustakaan
- P'Jo ketemu buku yang Phud mau
- Jadi P'Jo membawakan Phud
- Benarlah
- Betul semua 4 buku ini
- Tidak sayang yang Phud punya abang yang seperti tukang botani
- Phud berbicara terlalau banyak
- Sebenanrya
- P'Jo membawakan Phud sejak kemarin
- Tapi bibi Phat bialng Phud pergi ke Bangkok
- Kenapa Phud pergi, tidak bialng dulu
- Jika kita pulang bersama
- Mau Phud bilang kpeada Phi bagaimana?
- Karena Phud digendong seperti itu, Phi
- Phud bilang apa?
- Keadaan itu panjang
- Ini kenyataan atau sinetron setelah berita awal malam
- Kalau Phud tidak ketemu sendiri, Phud juga tidak mau percaya
- Omong-omong, kakek Lek
- Dia mau membuat seperti dengan Phud kenapalah?
- 1 alasan yang Phud bisa berpikir, Phi
- Kakek Lek mungkin mau Phud memperbaiki kebiasaan cucu laki-laki sombong
- Karena jika cucu laki-laki ini beres pt dengan seperti ini
- Pasti...
- Pt Kakek Leknya bangkrut pasti
- Mungkin benar seperti Phud berbicara
- Dan ini Phud mau membuat apa terus?
- Berbicara dengan serius, Phi
- Sekarang Phud sedang galau
- Kalau Phud tidak setuju syarat
- Phud mau menjadi orang berkhianat dengan kakek Lek
- Tapi kalau Phud setuju
- Phud tidak bisa berpikir ma mengelola apa-apa dengan Ai...
- Dia
- 1 tahun, Phi
- Syarat inilah yang Phi paling khawatir Phud
- Karena terliht Nai Anawin (Tuan Anawin)
- Juga banyak daya sombong
- Dan P'Jo kira Phud seharunya membuat apa?
- Phud seperti orang pintar
- Namun Phud ketemu apa
- Phud bisa lewat semua
- Walaupun Phud mau memilih jalan mana?
- P'Jo mau disini seperti semangat Phud selalu
- Paling ganteng, Phi
- Sedikit
- Ada apakah? Laem
- Ada surat kirim sampai Nai Phud (boss phud)
- Makasih
"- Dari Tuan Songrob
- Sampai Khun Pudchompoo"
- Sampai Khun Pudchompoo
- Ini surat Khun Athit yang dia menulis sebelum dia meninggal 3 hari
- Dan beliau menolong saya mengirim sampai Anda
- Kakek menolong Phud membantu memperbaiki kebiasaan Anawin
- Cucu laki-laki
- Kakek tahu Phud mungkin merasa buruk
- Tapi Phud adalah hanya orang yang kakek percaya
- Menolong mengasuh pemimpin keluarga Sattayarak
- Kembali berhidup dengan jalan yang baik yang cocok
- Sama dengan tolong terakhir kakeknya
- Mencintai Phud selalu, dari kakek Lek
- Kakek percaya Phud mengelola ini benar?
- Hati-hati Phi
- Hati-hati
- Anak
- Ambil air untuk minum, anak
- Pergi
- Ibu
- Apa?
- Mulai ada uban
- Benar?
- Nanti hari Sabtu ini, Phud mau mencelupkan
- Mau juga
- Boleh
- Kerja di kebun, ibu tidak membantu Phud meskipun 1
- Masih jadi masalah untuk anak membuat lebih cantik lagi
- Ibu berbicara seperti ini...
- Karena mengasuh ibu yaitu kebahagiaan Phud
- Kenapa harus melihat kebahagiaan seperti masalah lah?
- Kamu
- Paman sudah siapkan semua
- Makasih, paman Jeu
- Paman minta membantu
- Tidak apa-apa
- Nanti Phud mau mengelola sendiri
- Jadi Phud pamit dulu
- Pergi
- Kalau menaman tumbuh Nai Phud pintar betulkah?
- Hari yang lalau menggunakan Laem membantu betulkah?
- Dia membuat banyak mati tanaman betulkah?
- Nai Phud (Bos Phud) marah dnegan banyak hari betilkah?
- Begitu malu
- Itu mobil Khun aktor utama
- Hari ini kalau mau menggendong Noo Phud lagi
- Oh Dewa, kalau mau menggendong tolong pindah menggendong aku
- Saya mau bertemu Pudchompoo
- Chao Phud baru pergi ke kebun tadi
- Namun Khun Anawin duduk di rumah sebentar
- Mau menggunakan paman Jeu panggilkan
- Tidak perlu
- Saya mau panggil dia sendiri lebih baik
- Paman
- Tolong antar saya
- Antar sampai lah. Janagn membuat tersesat seperti kali yang lalu
- Jadi...
- Teserah Khun Win
- Mau pergi sekarang
- Bentar
- Kali yang lalu, gatal banget
- Nyok. Saya sudah siap
- Silahkan
- Ada tamu mau ketemu
- Paman, berbicara kepada dia bahwa Phud sedang bekerja, kalau ada apa bilang dulu
- Tidak bilang, mau berbicara sekarang
- Menolong bilang kepada tamu bahwa dia menunggu dulu, kalau selesai kerja nanti mau bebricara dengan dia
- Tidak menunggu
- Aku mau berbicara sekarang
- Menolong bilang kepada tamu lagi
- Kalau tidak bisa menunggu
- Jadi jangan berbicara
- Mau berbicara aku ada tugas penting
- Cobasih bisa belok muka melarikan diri kah?
- Lepas
- Mengelap muka kenapa?
- Tanganku lebih besih daripada mukamu
- Ada apa mau berbicara, cepat berbicara lah
- Sudah berbicara selesai cepat pulang lah
- Boleh
- Tidak mau disini
- Tanda tangan perjanjijan ini lah
- Di syarat no.2
- Kalau sudah selesai tanda tangan aku konfirm aku tidak mau disini untuk gatal di kaki lagi
- Kamu
- Ini tanamanku
- Pura-pura marah. Sekedar tanaman 1, harganya berapa?
- Bisnisku berharga ribu juta
- Mau ribu juta mau ratus ribu juta dan kenapa?
- Mau menggangu apa dengan aku?
- Karena kamu harus tanda tangan dulu jadi aku bisa terima
- Aku tidak tanda tangan
- Kenapa tidak tanda tangan?
- Kamu menyantuni tumbuhku dulu sih
- Sebenarnya mau terima pembayaran tinta
- Tidak berbicara sejak awal
- Aku mau tanda tangan untuk kamu 1 juta
- Cukupkah?
- Ai merendahkan orang lain
- Aku tidak mau uangmu
- Keluar dari kebunku sekarang, keluarlah
- Tidak keluar
- Tanda tangan perjanjijan ini dulu
- Mendengar bahasa manusia tidak menegrti?
- Aku tidak tanda tangan
- Tidak tanda tangan
- Khun Win meninggal pasti
- Bilang tidak tanda tangan
- Menolong Phud
- Membawa ke tiang sana
- Jangan goyang
- Lepas
- Membuat apa? Kamu, Nenek kemuning busuk
- Nenek kemuning busuk lepas
- Aku tidak lepas
- Lepas
- Kamu membuat apa?
- Berhenti goyang sekarang
- Aku sakit
- Lepas!
- Nenek kemuning busuk
- Ingatlah, uang tidak bisa menggunakan wajib semua orang
- Lepas
- Tidak
- Kamu membuat apa?
- Jangan goyang
- Lepas
- Aku bilang jangan goyang
- Lepas aku sekarang
- Lepas
- Pergi paman Jeu, keluar
- Lepas orang melihat uang sebagai tuhan, berdiir peluk harta sampai kering mati disini
- Melihatsih kalau diikat
- Uang bisa membantu kah?
- Lepas
- Nyok paman Jeu
- Nenek kemuning busuk
- Nenek kemuning busuk
- Pergi cepat, paman
- Kasihan dia
- Cocoklah
- Lepas
- Lepas berdiri kering sampai mati
- Kamu tidak boleh membuat seperti ini kepada aku
- Nenek kemuning busuk
🦋🦋🦋🦋🦋
Ep loro : papat/limo - Jangan pos link dan kalimat ini di komen youtube
- Panas
- Siapa disana?
- Lepas
- Siapa menolong
- Siapalah, bibi Jitlah sedang berjalan
- Bibi
- Tolong
- Sedang mau membantu
- Kenapa kamu duduk disini?
- Bibi
- Menolong lepas tail untuk aku
- Panas
- Ini Phor aktor utama kenapa diiakt seperti ini?
- Noo Phud mengikat kah?
- Membuat apa salah jadi diikat?
- Biasanya Noo Phud tidak mengikat siapa kecuali pencuri, tahu kah?
- Bibi menolong lepas tali
- OMG
- Panas, sudah tidak bisa tahan
- Sudah tahu, bibi jit lupa, bibi Jit lupa
- Sabar, janagn banyak goyang
- Sudah selesai
- Sudah selesai maksudnya tidak bisa lepas
- Itu erat banget
- Jadi sabar, bibi Jit mau membawa gunting memotongkan oke?
- Bentar
- Tidak bentarlah, cepat
- Setidaknya membukakan pakaian, itu panas
- Nanti membuka
- Bibi tidak mau membuat apa-apa
- Tidak mau membantu siapa
- Tidak apa-apa, tidak ambil apa-apa untuk membantu siapa-apa
- Tidak ada
- Benar?
- Dan di belakang apa itu?
- Bibi Jit mau mengambil gunting membantu dia kah?
- Karena bibi kasihan aktor utama
- Dia panas banget
- Kasihan banget
- Panas seperti
- ♬ Ayam dibakar, ayam dibakar ♬
- ♬ Dia mau ditunsuk dengan tusukan, dia mau ditunsuk dengan tusukan ♬
- ♬ Ditusuk pantat kiri ♬
- Cukuplah, bibi Jit
- Nanti Phud mau mengelola sendiri
- Cepatlah
- Dia sedang menunggu bibi
- Sudah tahu
- Ada 1 gunting lagi
- Bibi Jit
- Tidak usah ambil 1 gunting lagi
- Di mana?
- Tidak ada
- Sudah terlalu bepikir
- Pergilah
- Jangan bilang ibu ini
- Mengertikah?
- Tidak berpikir mau bilang
- Berpikir terlalu banyak, tidak ada di dalam kepala
- Yakin?
- Jangan lepas yahu bahwa bilang
- Pergilah
- Pergi sih
- Terjadi apa? Kamu, Jitra
- Gunting?
- Memotong pita?
- Bukan pita
- Yaitu...
- Di kebun?
- Jangan berbicara, jangan berbicara
- Bebricarasih
- Gila
- Iblis
- Nenek sihir
- Lepaskan aku tali sekarang
- Aku kira sudah bertobat
- Sedang mau lepas tali
- Tapi kalau masih mulut buruk jadi terus 2-3 jam lah
- Bentar
- Kalau tidak lepas tali dulu
- Boleh membukakan pakain dulu
- Aku panas mau mati
- Dan siapa menggunakan kamu memakai pakaian ini datang?
- Gila kah?
- Kali ynag lalu itu gatal
- Ada apakah? Khiad
- Sudah sampe wektu siram
- Jadi siram sih
- Pengen saye siram daerah sini?
- Daerah ini?
- Jadi siram sih, kenapa tanya
- Tetapi...
- Orang ini
- Pilek tidak bilang hanya ada mau tebak saja
- Ora iso omong
- Bunyimu UU II UU II seperti ini amsih bebricara
- Ora masuk angin, ora iso omong
- Marga
- Sudah puas kah?
- Selang
- Hidupan air
- Hidupan air
- Nenek kemuning busuk
- Matikan air
- Matikan air sekarang
- Mana bilang panas?
- Sudah hilang panas kah?
- Aku bilang matikan air
- Gila
- Jangan banyak berteriak, nanati tidak ada tenaga untuk menghindari air
- Aku bilang matikan air
- Matikan untuk bodoh dong
- Matikan atau tidak matikan?
- Tidak matikan
- Mau berhenti atau tidak berhenti?
- Aku bilang tidak berhenti
- Tidak matikan kah?
- Masih konfirm kata lama abhwa tidak matikan
- Boleh, tidak matikan jadi tidak matikan
- Terjadi apa?
- Berhenti, nanti mau terhancurkan
- Nanti rumah tanaman mau terhancurkan semua
- Terhancurkan lepaslah, tumbuh ini mau mati semua
- Berhenti, aku bilang berhenti, nanti terhancurkan
- Tidak berhenti
- Saat aku berteriak, tidaka da siapa memabntu
- Orang kejam
- Matikan air
- Berhenti
- Mau berhentikah?
- Berhentisih, berhenti
- Berhenti
- Berhenti
- Kalau aku tanda tanagn perjanjian ini, kamu mau berhenti kah?
- Sudah buruk
- Sudah buruk
- Ada apa Khiad?
- Nai Phud anianya pria iku sampe lodoh
- Ndelok dia lah
- OMG
- Di mana?
- Pergi cepat lah
- Sudah seelsai
- Tanda tangan sejak pertama sudha tidak ada masalah
- Lepas aku
- Tapi kamu harus janji dulu bahwa kamu tidak menghancurkan rumahku lagi
- Boleh
- Dan mau membuat ikut perjanjijan ditulis semua
- Pasti
- Baik
- OMG, Phor aktor utama
- Khun Phi hati-hati
- Berhenti sekarang
- Ini hasil anak? Phud
- Kalau ini Nai Phud mungkin tidak survai betulkah?
- Lepas tali Khun Win sekarang
- Boleh
- Enten-enteng
- Apa lagi?
- Pura-pura
- Goyang sih, tanagn kesemutan kah?
- Merasa kah?
- Dan minta maaf Khun Win juga
- Tapi dia...
- Tidak tapi, Phud
- Maaf
- Bibi harus mita maaf malah anak, Khun Anawin yang Chao Phud sudah membuat buruk
- Mita maaf benar
- Ibu, tapi dia mengganggu kita dulu
- Ibu melihatsih, tumbuh Phud sudah mati semua
- Khun Win membuat benar?
- Dia tidak setuju berbicara dnegan saya
- Karena kamu memggangu aku saat aku bekerja kenapa?
- Aku minta berbicara sebentar
- Itu tidak disebut minta
- Itu disebut wajib
- Biarkanlah
- Bibi menolonglah
- Jangan berkelahi lagi
- Kalau nanti Phud membuat terlalu penting seperti ini lagi
- Ibu tidak setuju benar
- Pergi
- Membawa Khun Anawin mencuci badan
- Dan mencuci pakaian, menyertrikakan pakaiannya
- Ibu sama bibi Jit harus megirim kue
- Dan janagn berkelahi lagi
- Bibi pamit dulu, Phor aktor utama
- Sabar jangan bertengkar
- Senyum kenapa?
- Pergi sih
- Mencucuikan pakian juga
- "Nona Pudchompoo Ruchuta setuju Tuan Anawin Sattayarak bekerja di kebun Un Rak 1 tahun"
- Nenek kemuning busuk
🦋🦋🦋🦋🦋
Ep loro : limo/limo - Jangan pos link dan kalimat ini di komen youtube
- Apa?
- Perjanjian, aku sudah tanda tangan. Ada apa?
- Kamu tanda tanagn syarat ke1
- Aku bilang kamu tanda tangan syarat ke2
- Bener?
- Mungkin tanda tangan salah, minta maaf
- Koreksi baru sekarang
- Tidak koreksi
- Kamu mau apa benar?
- Aku mau tanya kamu dengan serius
- Kamu mau terima warisan sekedar 50%?
- Tidak
- Jadi tanda tangan syarat ke1 sudah baik
- Aku tidak mau bekerja di kebun sama kamu
- Jangan lupa sih
- Ini keinginan terakhir kakek Leknya
- Kakek mau bunga dari kebun
- Tumbuh besar
- Lebih indah daripada tempat lain
- Kakek mau Win melihat dengan sendiri
- Berpikir membuat untuk kakek lah
- Melihat bisa tahu bahwa kakek mau memberikan saya sekedar 50%
- Jadi aniaya dengan membuat hukum gila-gila seperti ini
- Tapi aku kira kakek Lek mau memberikan kamu sampai semua
- Kamu siapa? Kenapa tahu hati kakek
- Dan kenapa kakek memberikan kamu penting?
- Aku tidak penting
- Kamulah yang penting
- Penting di mana?
- Sekedar memberi warisan ada banyak syarat
- Menggunakan otak sih
- Dan boleh pulang
- Pulang menganalisis dengan baik-baik
- Dan siap bekerja disini
- No way
- Aku tidak berkeja sama iblis seperti kamu
- Berbicara dengan baik-baik lah
- Aku mau bilang
- Tidak ada laki-laki siapa di dunia mau bekerja sama perempuan seperti kamu
- Kenapa?
- Dan perempuan seperti aku bagaimana?
- Mau bilang lagi?
- Menggunakan otak sih
- Ingat kah? Ibu mu berbicara apa?
- Jangan berkelahi

Comments
Post a Comment